Penguatan Edukasi Kesehatan, Dinkes Sulbar Gunakan Strategi Berbasis Sosmed

  • 26 Mei 2026 18:30 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen untuk terus mendorong penguatan edukasi dan promosi kesehatan bagi masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui inovasi Promkes Siola, sebagai strategi komunikasi kesehatan berbasis media sosial dan kolaborasi lintas sektor dalam kegiatan briefing internal Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas, Senin, 25 Mei 2026.

Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan, Kesehatan Komunitas dan Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan DKP2KB Sulawesi Barat, Muh Saleh, menjelaskan bahwa Promkes Siola hadir sebagai upaya membangun sistem edukasi kesehatan yang lebih adaptif, kreatif, dan dekat dengan masyarakat melalui pemanfaatan media digital dan media sosial.

Menurutnya, melihat kondisi saat ini pendekatan promosi kesehatan kepada masyarakat harus disesuaikan melalui platfom digital.

"Pendekatan komunikasi kesehatan saat ini harus mampu menyesuaikan perkembangan perilaku masyarakat yang lebih banyak memperoleh informasi melalui platform digital," ujarnya

Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala DKP2KB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa penguatan promosi kesehatan melalui platform digital menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup sehat masyarakat.

“Promosi kesehatan tidak lagi cukup dilakukan secara konvensional. Kita harus mampu memanfaatkan media sosial dan pendekatan digital untuk menjangkau masyarakat lebih luas, khususnya generasi muda,” tegasnya.

Melalui Inovasi tersebut, DKP2KB Sulawesi Barat berharap dapat menciptakan sistem edukasi kesehatan yang mampu meningkatkan partisipasi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....