Temuan Kasus TBC di Sulbar Tertinggi di Polman, Sebanyak 480 Kasus

  • 14 Mei 2026 12:43 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Kabupaten Polewali Mandar menjadi daerah dengan angka penemuan kasus tuberkulosis (TBC) tertinggi di Sulawesi Barat. Tingginya angka penemuan tersebut dipengaruhi oleh jumlah penduduk yang lebih besar dibanding daerah lain di Sulawesi Barat.

Pengelola Program TB Dinkes P2KB Sulawesi Barat, Harsalim, mengatakan berdasarkan data Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Sulawesi Barat per 13 Mei 2026, dari estimasi sebanyak 1.593 kasus TBC di Kabupaten Polewali Mandar, sebanyak 480 kasus atau sekitar 30 persen telah berhasil ditemukan.

"Untuk persebaran kasusnya tentunya biasanya angka penemuan itu tertinggi di Kabupaten Polewali Mandar, karena memang di Kabupaten Polman itu secara jumlah penduduk memang lebih tinggi. Dari estimasi kasus di Polman sebanyak 1.593, mereka sudah berhasil menemukan sebanyak 30 persen, yakni 480 kasus," ujarnya saat ditemui RRI Mamuju, Rabu, 13 Mei 2026.

Ia menjelaskan, setelah Kabupaten Polewali Mandar, jumlah penemuan kasus TBC terbanyak di ikuti oleh Kabupaten Mamuju dengan 312 kasus, disusul Kabupaten Majene sebanyak 264 kasus. Sementara itu, Kabupaten Pasangkayu tercatat menemukan 85 kasus dan Kabupaten Mamasa sebanyak 47 kasus.

"Kemudian untuk Kabupaten berikutnya, Kabupaten Mamuju, itu sebanyak 312 kasus, diikuti oleh Kabupaten Majene 264 kasus, Kabupaten Pasangkayu sebanyak 85 kasus, kemudian Mamasa 47 kasus," jelasnya.

Dinkes P2KB Sulbar berharap angka penemuan kasus TBC terus meningkat sehingga angka penularan TBC di Sulawesi Barat dapat ditekan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....