Sebanyak 35 Ribu Anak di Sulbar Tidak Sekolah
- 22 Apr 2026 11:46 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju- Angka anak tidak sekolah (ATS) di Provinsi Sulawesi Barat tercatat masih tinggi, yakni mencapai lebih dari 35 ribu anak, Kesadaran terhadap pentingnya pendidikan menjadi salah satu faktor utama penyebab tingginya ATS di Sulawesi Barat.
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Sulawesi Barat, Dr. Haksan Darmawangsa, dalam dialog interaktif di RRI Mamuju, Rabu, 22 April 2026.
Ia menyampaikan berdasarkan data terbaru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, angka Anak tidak sekolah di Sulawesi Barat tercatat sebanyak 35.735 anak, jumlah tersebut mencerminkan tantangan serius pada sektor pendidikan di Sulawesi Barat.
"Berdasarkan pusat data dan informasi yang dimiliki oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, khususnya kita di Provinsi Sulawesi Barat, bahwa angka anak tidak sekolah kita atau ATS itu berada sekitar 35.735," ujarnya.
Ia menjelaskan, angka tersebut terdiri dari tiga kategori, yaitu anak yang belum pernah sekolah sebanyak sekitar 18 ribu anak, anak putus sekolah sekitar 8 ribu anak, serta anak yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya sekitar 9 ribu anak.
"Kategori anak yang belum pernah sekolah sama sekali itu menembus angka 18.000 kurang lebih. Sementara kategori kedua anak yang putus sekolah di angka 8.000 lebih. Dan kategori ketiga dengan istilah kita lulus tapi tidak melanjutkan sekolah itu menembus angka 9.000," jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa salah satu faktor utama tingginya angka ATS di Sulawesi Barat adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan.
"Berdasarkan data rapat pendidikan kita, ternyata salah satu faktor penyebab itu adalah angka perspektif negatif terhadap pendidikan kita di Sulawesi Barat ini cukup tinggi. Masyarakat dengan berbagai latar belakang sosial, budaya, ekonomi menganggap pendidikan itu belum begitu sangat urgent," tambahnya.
Melalui kondisi tersebut, diharapkan adanya upaya bersama dari berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan, sehingga angka anak tidak sekolah di Sulawesi Barat dapat terus ditekan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....