Warga Pulau Saboyang Lakukan Konservasi Mandiri Terumbu Karang

  • 16 Apr 2026 11:19 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Kerusakan terumbu karang akibat aktivitas penangkapan ikan secara ilegal yang telah terjadi di masa lampau mendorong masyarakat Pulau Saboyang, Kepulauan Balabalakang, Sulawesi Barat, melakukan konservasi mandiri, sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem laut sekaligus memulihkan kondisi terumbu karang di wilayah tersebut.

Salah seorang warga Pulau Saboyang, Ito, saat dihubungi RRI Mamuju melalui telepon, Kamis, 16 April 2026, mengatakan upaya konservasi tersebut telah dilakukan secara mandiri oleh masyarakat selama kurang lebih 10 tahun terakhir, bahkan sebelum adanya penetapan sebagai wilayah konservasi oleh pemerintah.

"Jadi memang konservasi mandiri itu yang kami lakukan di Pulau Saboyang dan itu sudah kami lakukan kurang lebih 10 tahun terakhir. Jadi memang jauh sebelum masuknya konservasi yang dilakukan oleh kementerian, memang kami sudah melakukan konservasi mandiri," ujarnya.

Ia menjelaskan, masyarakat melakukan konservasi dan menetapkan kawasan sejauh 2 mil dari pulau sebagai area yang dilindungi. Selain melakukan konservasi mandiri, masyarakat Pulau Saboyang juga berkomitmen untuk menjaga kawasan tersebut dengan tidak melakukan aktivitas penangkapan ikan secara ilegal dan hanya melakukan penangkapan ikan dengan cara memancing.

"Jadi masyarakat di Pulau Saboyang itu berinisiatif untuk konservasi mandiri. Dalam artian, di samping-samping pulau sekitar 2 mil itu sudah tidak pernah ada lagi aktivitas ilegal nelayan. Jadi yang boleh hanya memancing," jelasnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Taman Perairan Kepulauan Balabalakang dan Laut Sekitarnya, Muhammadong, mengapresiasi komitmen masyarakat Pulau Saboyang yang dinilai menjadi contoh nyata kepedulian terhadap kelestarian ekosistem laut.

"Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh masyarakat di sana yang dalam 10 tahun ke belakang telah melakukan konservasi mandiri di Pulau Saboyang, Pulau Salissingan, dan Pulau Sabakkatan," ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen akan terus mendorong kolaborasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan guna memperkuat dan memperluas upaya konservasi yang telah dilaksanakan masyarakat.

"Insya Allah kami dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Kelautan dan Perikanan akan melakukan kolaborasi dengan kementerian untuk membantu upaya konservasi sesuai dengan peraturan yang berlaku," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....