NIK Bermasalah, Penyaluran Bansos Sulbar via Bank Kerap Tersendat

  • 09 Apr 2026 17:22 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyalurkan bantuan sosial tunai bagi keluarga miskin ekstrem melalui kerja sama dengan bank-bank pemerintah, namun masih menghadapi kendala teknis terkait ketidaksinkronan nomor induk kependudukan penerima.

Skema penyaluran lewat perbankan dipilih untuk menjamin akuntabilitas dan keamanan dana, sehingga bantuan sosial dapat langsung masuk ke rekening keluarga penerima manfaat sesuai data yang sudah ditetapkan pemerintah provinsi.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Dinas Sosial Sulbar, Andi Muh. Yasin, menjelaskan bank penyalur sangat ketat mencocokkan data sehingga perbedaan satu digit NIK saja bisa membuat transaksi bantuan ditolak.

“Pernah ada kasus bantuan tidak bisa ditarik karena NIK yang tercatat di bank berbeda dengan NIK yang tertera dalam data penerima bantuan,” ujar Yasin saat ditemui di kantornya, Rabu 8 April 2026.

Menurutnya, dalam kasus seperti itu Dinas Sosial meminta penerima bantuan melengkapi surat keterangan dari pemerintah desa untuk memastikan bahwa orang yang datang ke bank memang sama dengan nama yang tertera dalam daftar penerima.

“Dengan surat keterangan kepala desa dan pengecekan data, kami bisa meyakinkan bank bahwa penerima tersebut benar orang yang ada dalam keputusan gubernur,” kata Yasin.

Yasin menambahkan, perbedaan NIK umumnya dipicu kesalahan administrasi kependudukan di tingkat data kependudukan, sehingga Dinas Sosial mendorong adanya perbaikan data agar persoalan serupa tidak terus berulang pada penyaluran berikutnya.

Pemerintah provinsi berharap, dengan penataan data kependudukan yang lebih rapi dan koordinasi erat antara desa, dinas sosial, dan bank pemerintah, penyaluran bantuan sosial tunai bagi keluarga miskin ekstrem di Sulawesi Barat bisa berlangsung lebih lancar tanpa kendala teknis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....