BPBD Sulbar Manfaatkan Aplikasi Sipongi Pantau Potensi Karhutla

  • 03 Apr 2026 14:55 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat memanfaatkan kemajuan teknologi digital untuk memantau potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara terkini menjelang musim kemarau.

Koordinator PUSDALOPS BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Inaldy, saat ditemui RRI Mamuju di Kantor BPBD Sulawesi Barat, Kamis, 2 April 2026, mengatakan pemantauan dilakukan melalui aplikasi SiPongi milik Kementerian Kehutanan.

"Sekarang kami memantau spot-spot terjadinya panas atau kebakaran itu melalui aplikasi SiPongi punya dari Kementerian Kehutanan untuk mengupdate kondisi-kondisi terkini," ujarnya.

Ia menjelaskan, melalui aplikasi tersebut BPBD Sulbar dapat memantau langsung wilayah yang memiliki titik panas yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan.

"Melalui aplikasi ini kita bisa memantau secara langsung daerah-daerah yang memiliki titik panas yang cukup tinggi artinya berpotensi untuk terjadi kebakaran," tambahnya.

Ia menambahkan, jika ditemukan potensi kebakaran, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk melakukan penanganan cepat.

"Kalau ketika ada seperti itu, kita akan melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat untuk segera menindaklanjuti dan kami mensupport seperti apa yang kami bisa lakukan," jelasnya.

Dengan pemanfaatan teknologi tersebut, BPBD Sulbar berharap potensi karhutla dapat dideteksi lebih dini sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....