BMKG: ENSO Netral, Waspada La Niña Lemah Akhir 2026

  • 30 Mar 2026 17:39 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - BMKG memastikan kondisi El Niño-Southern Oscillation (ENSO) saat ini berada dalam fase netral, namun diprediksi bertransisi menuju La Niña lemah pada semester kedua 2026, yang berpotensi mempengaruhi curah hujan di Sulawesi Barat.

Informasi ini disampaikan Prakirawan Meteorologi Pertama BMKG Mamuju, Anggie Prabowo, Senin, 30 Maret 2026, berdasarkan hasil monitoring dan prediksi iklim global terkini yang dilakukan BMKG bersama pusat-pusat iklim internasional.

"Kondisi ENSO itu masih menunjukkan ENSO netral dengan nilai indeks -0,28, dan BMKG serta pusat-pusat iklim lainnya memperkirakan kondisi netral ini akan bertahan hingga Juni 2026," jelas Anggie.

Setelah Juni, kondisi iklim global diprakirakan mulai bergeser, di mana fase La Niña lemah diperkirakan mulai mendominasi pada paruh kedua tahun ini.

La Niña membawa massa udara hangat ke wilayah Indonesia karena Samudra Pasifik yang lebih dingin, sehingga penguapan meningkat dan curah hujan cenderung lebih tinggi dari normal.

"Kalau La Niña itu biasanya dia membawa massa udara lebih hangat ke wilayah Indonesia karena di Samudra Pasifik itu lebih dingin, sehingga penguapannya akan lebih tinggi dan curah hujannya akan menjadi lebih banyak," tambah Anggie.

Kondisi IOD atau Indian Ocean Dipole juga terpantau netral dengan nilai DMI +0,4 dan diperkirakan bertahan hingga pertengahan 2026, sehingga belum memberikan pengaruh signifikan terhadap cuaca Sulbar.

Masyarakat Sulbar diimbau tetap memantau informasi iklim resmi dari BMKG, terutama menjelang transisi musim yang diperkirakan terjadi pada akhir tahun 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....