Hilal Tidak Terlihat di Sulbar, Idul Fitri Berpotensi Jatuh 21 Maret
- 19 Mar 2026 18:01 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Hasil rukyatul hilal yang dilaksanakan oleh Tim Hisab Rukyat Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Barat pada Kamis, 19 Maret 2026, di Pantai Pasir Putih, Soreang, Kecamatan Banggai, Kabupaten Majene, menunjukkan hilal tidak terlihat.
Penelaah Hisab Rukyat Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Barat, Hakim Sy Nira, menyampaikan bahwa seluruh tim pemantau tidak melihat hilal saat proses pengamatan berlangsung.
"Berdasarkan hasil pemantauan dinyatakan Hilal tidak ada satupun dari pemantau tadi yang melihat. Jadi seluruh pemantau tadi tidak ada yang melaporkan melihat, sehingga tidak ada yang disumpah," ujarnya.
Ia menjelaskan, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan hilal tidak terlihat, di antaranya ketinggian hilal yang masih rendah serta kondisi cuaca yang kurang mendukung.
"Ada dua faktor. Di samping ketinggian hilal di tempat pengamatan yang baru mencapai 1 derajat, kemudian kondisi cuaca di ufuk mar'ii terpantau berawan dengan gumpalan awan yang sangat tebal, disertai dengan sedikit mendung," jelasnya.
Meski demikian, penetapan resmi Idul Fitri 2026 tetap menunggu hasil sidang isbat dari Kementerian Agama RI.
"Kalau secara resmi kita menunggu pengumuman resmi dari Bapak Menteri Agama. Secara lokal di Majene kami laporkan ke Sidang Isbat Kementerian Agama Pusat bahwa hilal di Sulawesi Barat tidak terlihat dan dengan kondisi ini maka insya Allah kita akan berlebaran pada hari Sabtu tanggal 21 Maret yang akan datang," tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....