Operasi Marano 2026, Dirlantas Polda Sulbar Tindak 57 Kendaraan ODOL
- 12 Feb 2026 13:26 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat menindak 57 kendaraan Over Dimension Overloading (ODOL) dalam Operasi Keselamatan Marano per 11 Februari. Puluhan kendaraan tersebut dikenakan tilang, sementara sejumlah kendaraan lainnya dilakukan peneguran.
Direktur Lalu Lintas Polda Sulbar, Kombes Pol. Nurhadi dalam Dialog Halo Sulbar bersama RRI Mamuju Rabu 11 Februari 2026 mengungkapkan bahwa kendaraan ODOL menjadi sasaran utama operasi karena dampaknya yang luas, baik terhadap infrastruktur maupun keselamatan berkendara.
"Sekitar 57 kendaraan ODOL telah kami lakukan penilangan. Selain itu, kami juga melakukan peneguran terhadap kendaraan lainnya," ujar Nurhadi.
Ia menjelaskan, kendaraan dengan kelebihan muatan terbukti menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan di sejumlah ruas Sulbar.
"Kita lihat di ruas jalan menuju Pasang Kayu, Mateng, hingga arah Palu, jalannya banyak yang rusak akibat sering dilalui kendaraan ODOL," jelasnya.
Lebih lanjut, Nurhadi menyoroti aspek keselamatan. Menurutnya, kendaraan overloading sangat rentan mengalami kegagalan rem blong. Menurutnya kasus serupa banyak terjadi sehingga menabrak rumah warga dan fasilitas umum di jalan raya.
"Saat kelebihan muatan, sistem pengereman tidak optimal. Rem tidak mampu menahan laju, akhirnya rem blong dan menabrak rumah atau fasilitas umum. Banyak kejadian serupa yang sudah kami catat,"tegasnya.
Polda Sulbar tidak hanya melakukan penindakan di lapangan, tetapi juga pendekatan preventif dengan terus berkomunikasi dengan para pengusaha dan pemangku kepentingan lainnya.
Penindakan terhadap kendaraan ODOL akan terus digencarkan, baik dalam Operasi Keselamatan Marano yang berlangsung hingga 15 Februari mendatang maupun kegiatan rutin sehari-hari. Polda Sulbar mengajak seluruh pengusaha angkutan untuk mematuhi ketentuan muatan demi keselamatan bersama dan menjaga infrastruktur jalan di Sulawesi Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....