Belanja Negara Tahun 2026 Ditetapkan Sebesar Rp3.842 Triliun

  • 24 Sep 2025 11:27 WIB
  •  Mamuju

KBRN, Mamuju: Pemerintah resmi menetapkan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 dengan target penerimaan negara mencapai Rp3.153,58 triliun. Sementara itu, belanja negara ditetapkan sebesar Rp3.842,72 triliun. Dari komposisi tersebut, defisit anggaran dipatok sebesar 2,7 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), atau sekitar Rp689 triliun.

Dalam kerangka asumsi makro, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2026 sebesar 5,4 persen. Laju inflasi diproyeksikan terkendali di angka 2,5 persen, sementara nilai tukar rupiah dipatok Rp16.500 per dolar Amerika Serikat.

Selain itu, target pembangunan nasional turut menjadi fokus. Pemerintah menargetkan tingkat pengangguran berada di kisaran 4,4 hingga 4,9 persen.

Angka kemiskinan ditetapkan pada level 6,5 hingga 7,5 persen, dengan harapan tingkat kemiskinan ekstrem dapat ditekan mendekati nol hingga 0,5 persen.

Menteri Keuangan RI, Purbaya, menegaskan arah kebijakan ekonomi 2026 harus dijalankan secara konsisten.

“Sumitronomics terdiri dari tiga pilar, yakni pertumbuhan ekonomi yang tinggi, pemerataan pemanfaatan pembangunan dan stabilitas nasional yang dinamis. Untuk mencapai itu, mesin pertumbuhan ekonomi berupa fiskal, sektor keuangan dan perbaikan iklim investasi harus berjalan selaras,” ujarnya di Gedung DPR, Selasa (23/9/2025).

Dengan fondasi kebijakan tersebut, pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi dapat tercapai seraya menjaga stabilitas nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....