Roadshow Kuliner Viral Indonesia Kenalkan Ragam Cita Rasa Nusantara
- 29 Agt 2026 07:43 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Festival Kuliner Nusantarasa by Roadshow Kuliner Viral Indonesia resmi digelar di Mal Ratu Indah, Makassar, Sulawesi Selatan, mulai tanggal 26 Agustus – 9 September 2026.
Event ini menghadirkan ratusan menu kuliner dari berbagai daerah sekaligus menjadi wadah promosi bagi pelaku UMKM kuliner lokal.
| Baca juga: Ketupat, Hidangan Khas Hari Raya Idul Adha |
Roadshow Kuliner Viral Indonesia bukan acara baru. Konsep ini sebelumnya sudah menyambangi belasan kota di Indonesia dengan format serupa: menghadirkan ratusan tenant dalam satu lokasi, mengangkat tema kuliner viral dari dalam dan luar negeri.
Sebagai gambaran, saat digelar di Trans Studio Mall Makassar dengan tajuk "Makassar Rasa Bangkok", festival ini pernah menghadirkan lebih dari 250 tenant dengan 1.500 menu, mulai dari street food Thailand seperti es longan dan somtam, mango sticky rice, hingga jajanan khas Makassar sendiri.
Konsep serupa kembali diusung dalam edisi Nusantarasa di Mal Ratu Indah kali ini, dengan fokus memperkenalkan ragam cita rasa Indonesia dari Sabang sampai Merauke dalam satu atap. Warga Makassar terlihat antusias memadati lokasi sejak hari pembukaan, menandakan besarnya minat masyarakat terhadap wisata kuliner berkonsep festival.
Lebih dari sekadar ajang jajan, festival ini dirancang sebagai panggung bagi pelaku UMKM kuliner untuk memperluas jangkauan pasar dan naik kelas. Setiap kota yang disinggahi roadshow ini biasanya menghadirkan kombinasi antara tenant nasional yang sudah punya nama besar dengan pelaku usaha kuliner lokal yang baru merintis, sehingga tercipta ekosistem saling belajar antar pedagang.
Setelah Makassar, roadshow serupa sebelumnya sudah menjangkau kota-kota lain seperti Malang dengan lebih dari 300 tenant dan 1.500 menu unggulan, dan direncanakan berlanjut ke kota-kota lain seperti Palu, Manado, Lombok, Gorontalo, hingga Kendari.
Fenomena roadshow kuliner viral ini sejalan dengan pertumbuhan sektor makanan dan minuman nasional yang tercatat tumbuh 11,87 persen pada triwulan II 2026, didorong oleh fenomena "lipstick effect", kecenderungan masyarakat tetap mengalokasikan anggaran untuk kesenangan kecil seperti jajan, meski daya beli sedang tertekan.
Kehadiran festival kuliner keliling semacam ini menjadi bukti bahwa kuliner tak lagi sekadar soal makan, melainkan telah bertransformasi menjadi ruang hiburan, ajang sosialisasi, sekaligus panggung ekonomi kreatif bagi pelaku usaha kecil dan menengah di berbagai daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....