Sering Menatap Layar? Ini Kebiasaan Sederhana untuk Jaga Kesehatan Mata

  • 02 Okt 2026 22:16 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju – Ponsel, laptop, dan komputer sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari bekerja, belajar hingga menikmati hiburan, mata bisa menghabiskan berjam-jam untuk melihat layar.

Terlalu lama menatap layar umumnya tidak menyebabkan kerusakan mata permanen, tetapi dapat memicu digital eye strain atau kelelahan mata. Gejalanya bisa berupa mata kering, pandangan kabur sementara, mata terasa lelah, hingga sakit kepala. Salah satu penyebabnya adalah berkurangnya frekuensi berkedip ketika seseorang fokus melihat layar.

Terapkan Aturan 20-20-20

Salah satu kebiasaan sederhana yang dapat membantu mengurangi ketegangan mata adalah aturan 20-20-20.

Setiap 20 menit menggunakan layar, alihkan pandangan selama 20 detik ke objek yang berjarak sekitar 20 kaki atau 6 meter. Kebiasaan ini membantu mata beristirahat dari aktivitas melihat dalam jarak dekat.

Jangan lupa untuk berkedip secara normal. Saat bekerja di depan komputer, seseorang cenderung lebih jarang berkedip sehingga permukaan mata lebih mudah terasa kering.

Perhatikan Jarak dan Pencahayaan

Posisi layar juga penting. Gunakan layar pada jarak yang nyaman, hindari pantulan cahaya yang menyilaukan, dan sesuaikan tingkat kecerahan layar dengan kondisi ruangan.

Jika tulisan di layar terlalu kecil, memperbesar ukuran font juga dapat membantu mengurangi kebiasaan menyipitkan mata atau mendekatkan wajah ke layar.

Menariknya, keluhan mata akibat layar tidak otomatis berarti seseorang membutuhkan kacamata antiradiasi atau blue-light blocking. American Academy of Ophthalmology menyebut belum ada bukti bahwa cahaya dari layar komputer menyebabkan kerusakan mata dan tidak merekomendasikan kacamata khusus untuk penggunaan komputer.

Jangan Abaikan Perubahan Penglihatan

Menjaga kesehatan mata juga berarti memperhatikan kondisi penglihatan secara keseluruhan. Pemeriksaan mata dapat membantu menemukan sejumlah gangguan atau penyakit mata yang terkadang belum menimbulkan gejala.

Jika mengalami penurunan penglihatan, nyeri mata, penglihatan ganda, kilatan cahaya, atau muncul banyak floaters secara tiba-tiba, sebaiknya segera memeriksakan diri ke tenaga kesehatan mata.

Pada akhirnya, menjaga kesehatan mata di era digital tidak harus berarti menghindari layar sepenuhnya. Memberikan jeda, berkedip, mengatur posisi layar, menjaga pencahayaan, dan memperhatikan perubahan penglihatan adalah kebiasaan sederhana yang bisa dimulai setiap hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....