RRI Mamuju dan Dinkes Sulbar MoU, Perkuat Informasi Kesehatan Akurat

  • 07 Sep 2026 11:49 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Mamuju resmi menjalin kerja sama MoU dengan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Sulawesi Barat, di Kantor LPP RRI Mamuju, Senin, 7 September 2026.

Dalam MoU tersebut, RRI Mamuju berperan sebagai pihak pertama, sementara Dinkes P2KB Sulawesi Barat sebagai pihak kedua. Kerja sama ini bertujuan memperkuat penyebaran informasi kesehatan yang akurat dan terpercaya kepada masyarakat, sekaligus menjadi langkah bersama untuk menangkal hoaks di bidang kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan membuat informasi kesehatan yang dibutuhkan masyarakat menjadi lebih tepat sasaran dan kredibel, sekaligus mengklarifikasi hoaks kesehatan yang selama ini beredar di masyarakat.

"Harapannya semoga ke depan dengan adanya kerja sama ini, informasi-informasi yang dibutuhkan masyarakat yang berhubungan dengan kesehatan bisa menjadi tepat sasaran, masalah legalitasnya tidak dipertanyakan lagi, dan hoax-hoax yang selama ini kita dengar bisa diterima masyarakat dengan jelas," ujar dr. Nursyamsi Rahim.

Senada dengan itu, Kepala Stasiun LPP RRI Mamuju, Rina Irfantini, menjelaskan bahwa MoU ini merupakan bentuk sinergi antara RRI dan Dinas Kesehatan dalam menyediakan narasumber kompeten serta informasi kesehatan aktual, termasuk melalui program bertajuk "Indonesia Sehat" yang membuka ruang konsultasi langsung bagi masyarakat.

"MoU dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat merupakan sinergi terkait bagaimana RRI dan Dinas Kesehatan memberikan informasi kesehatan secara akurat dengan narasumber yang kompeten. Kita akan memberikan program Indonesia Sehat, di mana masyarakat boleh secara langsung berdiskusi dan berkonsultasi dengan narasumber kompeten dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat," kata Rina Irfantini.

Dengan adanya kerja sama ini, masyarakat Sulawesi Barat diharapkan dapat mengakses informasi kesehatan yang lebih transparan, aktual, dan dapat dipertanggungjawabkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....