Ketua SHG Binanga: Semua Orang Berpotensi Mengalami Gangguan Kesehatan Mental

  • 14 Jun 2026 22:38 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Gangguan kesehatan mental dapat dialami oleh siapa saja tanpa memandang usia, jenis kelamin, maupun latar belakang sosial. Karena itu, masyarakat diharapkan lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mental diri sendiri maupun orang-orang di sekitarnya.

Hal tersebut disampaikan Ketua SHG Binanga Sehat Jiwa, Wahyu Santoso, saat menjadi narasumber dalam Dialog Ruang Disabilitas dan Inklusi RRI Mamuju, Sabtu 13 Juni 2026.

”Kesehatan mental ini yang menurut yang selama ini kami amati ini bisa saja dialami oleh setiap dari kita. Setiap dari kita berpotensi untuk terganggu kesehatan mentalnya,” jelasnya.

Wahyu menjelaskan, seseorang yang memiliki kesehatan mental yang baik umumnya mampu menerima dirinya sendiri, menerima orang lain, dan menerima berbagai kondisi yang terjadi dalam kehidupannya. Sebaliknya, ketidakmampuan menerima diri dapat menjadi salah satu pemicu munculnya gangguan kesehatan mental.

Wahyu menambahkan, persoalan kesehatan mental membutuhkan perhatian serius karena tidak hanya dialami oleh orang dewasa. Berdasarkan pengalaman pendampingan yang dilakukan SHG Binanga Sehat Jiwa, gejala gangguan kesehatan mental juga ditemukan pada kalangan remaja dan pelajar.

Untuk menjaga kesehatan mental, Wahyu mengajak masyarakat, khususnya anak muda, agar tidak memendam masalah seorang diri. Ia menilai pentingnya memiliki ruang untuk berdiskusi dan berbagi cerita dengan orang-orang terdekat sebagai upaya menjaga keseimbangan emosi.

"Kalau bagi saya sendiri secara pribadi untuk teman-teman untuk menjaga kesehatan mentalnya itu bagaimana menjaga keseimbangan jiwanya dengan berdiskusi, ngumpul dengan rekan. Sejak awal-awal kita berdiskusi bagaimana membangkitkan lagi gairah semangat kita untuk belajar. Itu termasuk dalam upaya kita untuk menjaga stabilitas emosional kita," ujarnya.

Melalui SHG Binanga Sehat Jiwa, pihaknya terus melakukan pendampingan bagi Orang Dengan Disabilitas Psikososial (ODDP) serta mengedukasi masyarakat agar semakin memahami pentingnya kesehatan mental dan mengurangi stigma terhadap penyintas gangguan kesehatan mental.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....