Cakupan Imunisasi di Sulbar Turun Drastis, Waspada Campak Meningkat

  • 17 Apr 2026 05:56 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Sulawesi Barat mencatat penurunan drastis capaian imunisasi dalam tiga tahun terakhir. Kondisi ini meningkatkan risiko Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) seperti campak, difteri, dan polio.

Ketua Tim Kerja Surveilans, Imunisasi, dan Haji Dinkes Sulbar, Muslimin, menyebutkan capaian imunisasi tahun 2023 sebesar 83,1 persen. Angka itu turun menjadi 63,7 persen pada 2024 dan terus merosot ke 54, persen pada 2025.

“Kita harus waspada terhadap peningkatan PD3I. Bukan hanya campak, tetapi juga tuberkulosis, difteri, pertusis, tetanus, polio, dan hepatitis,” ujar Muslimin saat dialog interaktif bersama RRI Mamuju, Kamis 16 April 2026.

Menurutnya penurunan cakupan disebabkan banyak orang tua enggan membawa anak imunisasi. Hal itu terjadi karena kurangnya pemahaman dan edukasi tentang pentingnya imunisasi.

Muslimin menegaskan bahwa jika cakupan imunisasi rendah, kasus penyakit pasti tinggi.

Lebih lanjut ia mengimbau masyarakat agar segera melengkapi imunisasi anak di puskesmas terdekat.

“Diharapkan kesadaran masyarakat untuk membawa anaknya ke puskesmas agar imunisasinya lengkap,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....