Jembatan Garuda di Pasangkayu Pangkas Biaya Angkut Hasil Kebun Warga

  • 15 Sep 2026 06:28 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Pasangkayu — Jembatan Garuda yang menghubungkan Desa Polewali dan Desa Pangiang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, resmi diresmikan Senin 14 September 2026. Jembatan ini akan memangkas biaya angkut hasil pertanian warga.

Sebelumnya, warga harus mengandalkan jembatan kayu yang kondisinya tidak layak dan hampir roboh. Kini, dengan jembatan beton, roda perekonomian dan mobilitas warga berputar jauh lebih cepat.

Santoso, warga setempat, menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas bantuan pembangunan tersebut.

"Terima kasih sekali kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan bantuan pembangunan jembatan ini yang terletak di antara Desa Polewali dan Pangiang. Kami masyarakat bersyukur sekali jembatan ini telah membantu masyarakat kami untuk mengeluarkan hasil kebun kami sehingga biaya lebih murah dan kita lebih cepat mengeluarkan hasil kebun," ujar Santoso kepada RRI.

Selain memangkas biaya distribusi dan mempercepat pengiriman hasil pertanian dan perkebunan, jembatan ini juga memperlancar aktivitas harian warga, termasuk akses anak-anak menuju sekolah.

Pembangunan Jembatan Garuda merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat. Dipimpin Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, proyek ini dikerjakan secara gotong royong bersama masyarakat selama kurang lebih dua bulan.

"Alhamdulillah, hari ini kita bisa meresmikan mulai digunakannya Jembatan Garuda. Jembatan ini kita kerjakan bersama masyarakat selama kurang lebih dua bulan dan hari ini sudah selesai," ungkap Mayjen Jonathan.

Dengan rampungnya Jembatan Garuda, warga Pasangkayu kini dapat menikmati akses transportasi yang aman, efisien, dan menjadi katalisator peningkatan kesejahteraan ekonomi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....