Kemenkum Sulbar Dekatkan Layanan, Hadir di Festival Rakyat Nusantara 2026
- 10 Jul 2026 22:36 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju- Sebagai komitmen untuk menghadirkan layanan hukum yang lebih dekat dengan masyarakat, Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulawesi Barat berpartisipasi pada Festival Rakyat Nusantara 2026 yang berlangsung di Anjungan Pantai Manakarra, Kamis 9 Juli 2026.
Festival tersebut menghadirkan berbagai stand UMKM sebagai etalase produk unggulan daerah yang dimanfaatkan oleh Kanwil Kemenkum Sulbar untuk menghadirkan layanan dan edukasi di bidang Kekayaan Intelektual.
Selama festival berlangsung, jajaran Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Sulbar juga melaksanakan layanan jemput bola dengan mendatangi stan-stan UMKM. Melalui kegiatan tersebut, para pelaku usaha memperoleh penyuluhan mengenai pentingnya pendaftaran merek, tahapan pengajuan permohonan, hingga manfaat pelindungan Kekayaan Intelektual sebagai instrumen untuk meningkatkan daya saing serta nilai ekonomi produk lokal.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sulawesi Barat, Hidayat Yasin, menjelaskan bahwa pendekatan jemput bola dilakukan agar layanan pemerintah semakin mudah diakses masyarakat.
Menurutnya, edukasi yang diberikan secara langsung di lokasi usaha diharapkan mampu meningkatkan kesadaran para pelaku UMKM untuk segera melindungi aset intelektual yang dimiliki.
Selain memberikan edukasi, stan pelayanan Kemenkum Sulbar juga melayani berbagai konsultasi terkait Kekayaan Intelektual. Salah satu konsultasi datang dari Ketua MPIG Garam Kristal Majene, Andi Reni, yang berdiskusi mengenai strategi pengembangan pemasaran produk Indikasi Geografis melalui platform media sosial.
Menanggapi komitmen tersebut, Kepala Kanwil Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim, menegaskan bahwa pelindungan Kekayaan Intelektual (KI) merupakan fondasi penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memberikan kepastian hukum bagi para pelaku usaha.
Menurutnya, kehadiran Kemenkum Sulbar di Festival Rakyat Nusantara 2026 merupakan bagian dari komitmen menghadirkan layanan hukum yang lebih dekat dengan masyarakat.
"Festival ini menjadi momentum strategis untuk mengedukasi pelaku UMKM mengenai pentingnya melindungi merek dan kekayaan intelektual lainnya. Dengan pelindungan yang tepat, produk lokal akan memiliki nilai tambah, mampu bersaing di pasar yang lebih luas, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," ujar Saefur Rochim.
Melalui keikutsertaan dalam Festival Rakyat Nusantara 2026, Kanwil Kemenkum Sulawesi Barat berhasil memperluas jangkauan layanan dan edukasi Kekayaan Intelektual kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....