Kemenkum Sulbar Raih Penghargaan IKPA Terbaik

  • 26 Jan 2026 18:46 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Barat kembali menerima penghargaan. Dalam pembukaan Kegiatan Rekonsiliasi dan Pemutakhiran Data Laporan Keuangan (LK) serta Barang Milik Negara (BMN) Tahun Anggaran 2025, Kanwil Kemenkum Sulbar resmi menerima Penghargaan IKPA (Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran) Kategori DIPA Kecil.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Inspektur Jenderal Kemenkum kepada Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim pada Senin, 26 Januari 2026. Kakanwil Saefur Rochim menilai capaian ini menjadi bukti nyata komitmen jajaran Kanwil Kemenkum Sulbar dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

"Penghargaan ini bukanlah karena satu orang, tapi ini adalah prestasi seluruh Tim di Jajaran Kanwil Kemenkum Sulbar" ucap Kakanwil Saefur Rochim.

Sementara itu, dalam sambutannya, Inspektur Jenderal Kemenkum menekankan enam poin krusial yang harus dipedomani oleh seluruh pengelola keuangan dan aset. Ia menegaskan bahwa laporan tahun 2025 wajib disusun sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) dengan tingkat kepatuhan pencatatan yang tinggi.

Menanggapi arahan tersebut, Kemenkum Sulbar menyatakan telah menyiapkan sejumlah strategi dalam pengelolaan keuangan di tahun 2026. Langkah ini mencakup realokasi anggaran pada program prioritas kementerian serta percepatan penyerapan anggaran yang tetap mengedepankan efisiensi. Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Sulbar, Ramli, menyatakan bahwa timnya akan bekerja dengan prinsip target-oriented.

"Kami akan memperketat tata kelola sesuai aturan yang berlaku (good governance). Penghargaan IKPA ini bukan akhir, melainkan motivasi besar bagi seluruh tim untuk menjaga standar kinerja terbaik di masa depan," ujar Ramli.

Melalui rekonsiliasi data yang tuntas dan pemutakhiran aset yang akurat, Kemenkum Sulbar optimis dapat terus mendukung upaya kementerian dalam mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) serta memberikan kontribusi positif bagi tata kelola pemerintahan di wilayah Sulawesi Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....