Ternyata, Orang Mesir Kuno Sudah Mengenal Pasta Gigi sejak Ribuan Tahun Lalu

  • 22 Sep 2026 13:46 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO,ID, Mamuju - Pasta gigi ternyata bukan penemuan zaman modern. Ribuan tahun lalu, masyarakat Mesir sudah mengenal berbagai bahan untuk membersihkan gigi, bahkan memiliki resep campuran yang disebut sebagai salah satu resep pasta gigi tertua yang diketahui.

Hari ini, pasta gigi tersedia dalam berbagai rasa dan formula. Ada yang mengandung fluoride, bahan pemutih, hingga bahan khusus untuk gigi sensitif.

Namun, jauh sebelum produk-produk tersebut memenuhi rak supermarket, manusia sudah mencari cara untuk menjaga kebersihan gigi.

Resepnya tercatat dalam papirus

Salah satu catatan menarik berasal dari papirus Mesir yang diperkirakan berasal dari sekitar abad ke-4 Masehi. Naskah tersebut memuat resep campuran untuk membersihkan gigi.

Resepnya cukup sederhana jika dibandingkan dengan pasta gigi modern. Campurannya terdiri dari garam batu, mint, bunga iris yang dikeringkan, dan lada.

Semua bahan tersebut dihancurkan hingga menjadi bubuk, kemudian bercampur dengan air liur di dalam mulut sehingga membentuk pasta.

Catatan tersebut bahkan menggambarkan campuran itu sebagai bubuk untuk membantu mendapatkan gigi yang putih dan bersih.

Garam dan bahan abrasif untuk membersihkan gigi

Jika dilihat dari bahan-bahannya, resep kuno tersebut sebenarnya memiliki konsep yang cukup sederhana.

Garam dan bahan mineral atau abrasif digunakan untuk membantu menggosok dan membersihkan permukaan gigi.

Sementara itu, mint kemungkinan digunakan untuk memberikan sensasi segar pada mulut.

Masyarakat Mesir Kuno juga diketahui menggunakan berbagai bentuk bubuk pembersih gigi yang dibuat dari bahan-bahan seperti abu kuku sapi, cangkang telur yang dibakar, dan batu apung.

Tentu saja, bahan-bahan tersebut sangat berbeda dari formula pasta gigi yang digunakan sekarang.

Bukan sekadar soal gigi putih

Menariknya, perhatian masyarakat Mesir Kuno terhadap kesehatan mulut ternyata cukup luas.

Berbagai papirus medis Mesir mencatat resep untuk menangani persoalan gigi dan mulut.

Bahkan, bukti sejarah menunjukkan bahwa masalah seperti kerusakan gigi, kehilangan gigi, dan abses juga sudah dialami masyarakat pada masa tersebut.

Artinya, menjaga kebersihan mulut bukan sekadar persoalan penampilan. Mereka juga sudah berusaha mencari cara untuk mengatasi berbagai masalah yang berkaitan dengan gigi dan mulut.

Pasta gigi dulu tentu berbeda dengan sekarang

Meski disebut sebagai resep pasta gigi, jangan membayangkan teksturnya seperti pasta gigi yang kita gunakan sekarang.

Campuran tersebut lebih menyerupai bubuk pembersih gigi yang digunakan dengan bantuan air liur. Pada masa itu juga belum tersedia sikat gigi modern seperti sekarang.

Masyarakat menggunakan alat sederhana, termasuk batang atau ranting yang ujungnya dibuat berserat untuk membantu membersihkan gigi.

Karena itu, resep kuno tersebut lebih tepat dilihat sebagai bagian dari sejarah perkembangan perawatan gigi daripada sesuatu yang perlu ditiru.

Dari bubuk sederhana hingga pasta gigi modern

Perjalanan pasta gigi ternyata cukup panjang. Dari campuran garam, tanaman, rempah, abu, dan bahan abrasif, manusia terus mengembangkan cara membersihkan gigi hingga akhirnya menghasilkan produk pasta gigi modern dengan formula yang dirancang secara khusus untuk kesehatan gigi.

Jadi, sebelum pasta gigi hadir dalam kemasan praktis dan berbagai rasa, manusia sudah lebih dulu bereksperimen dengan apa yang tersedia di sekitarnya.

Dari sebutir garam, daun mint, bunga iris, hingga lada, sebuah resep dari masa lalu menunjukkan satu hal: urusan menjaga senyum ternyata sudah dipikirkan manusia sejak ribuan tahun lalu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....