Bapperida Sulbar: Hasil Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Transformasi Ekonomi
- 30 Sep 2026 18:52 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mendorong hasil Sensus Ekonomi (SE) 2026 tidak berhenti sebagai data statistik, tetapi dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan kebijakan dan transformasi ekonomi daerah.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat, Amujib, mengatakan hasil sensus harus mampu diterjemahkan menjadi informasi yang operasional bagi pemerintah dalam menyusun perencanaan pembangunan.
“Bagi Sulawesi Barat, hasil sensus 2026 harus diperlakukan bukan hanya sebagai produk statistik nasional tetapi sebagai bahan baku utama untuk menyusun peta transformasi ekonomi daerah,” ujar Amujib, dalam sambutannya pada kegiatan yang digelar Badan Pusat Statistik Sulawesi Barat di Aula Andi Depu kantor Gubernur Sulawesi Barat, Rabu, 30 September 2026.
Menurutnya, pemerintah perlu menarik data sensus hingga menjawab kebutuhan pembangunan secara lebih spesifik. Di antaranya dengan memetakan wilayah pertumbuhan usaha, konsentrasi pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta rantai nilai komoditas yang memiliki peluang untuk dikembangkan.
Data tersebut juga diperlukan untuk mengidentifikasi wilayah yang membutuhkan dukungan konektivitas, termasuk menentukan keterampilan yang perlu disiapkan melalui lembaga pendidikan dan pelatihan.
Amujib menilai pemanfaatan data secara lebih detail akan membantu pemerintah memastikan kebijakan pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami butuhkan dalam rangka membuat perencanaan yang memang berkesesuaian dengan kebutuhan untuk mencapai sasaran-sasaran yang ada di masyarakat,” jelasnya.
Ia menegaskan, hasil Sensus 2026 diharapkan dapat menjadi pijakan bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan ekonomi yang lebih terarah, berbasis data, serta menyesuaikan potensi masing-masing wilayah di Sulawesi Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....