Kenapa Kita Sering Takut Ketinggalan? Bedah Tuntas FOMO

  • 26 Agt 2026 17:34 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - "Eh udah nonton belum?"

"Rame banget konsernya, masa kamu nggak ikut?"

"Dia udah beli rumah umur 25, kamu kapan?"

Kalimat-kalimat itu = bibit FOMO.

FOMO = Fear of Missing Out = Rasa takut ketinggalan tren, acara, info, atau pencapaian orang lain.

Hampir semua orang pernah ngerasain. Tapi kenapa sih otak kita suka banget cemas gini?

5 Alasan Psikologis Kenapa Kita Gampang FOMO

1. Otak Kita Diprogram Buat "Ikut Kelompok"

Dari zaman gua, manusia yang sendirian = bahaya. Yang bareng kelompok = selamat.

Sampai sekarang otak kita masih mikir gitu.

Kalau semua orang nongkrong dan kamu nggak diajak = otak baca: "Gue dikucilkan = gue nggak aman".

Makanya muncul cemas.

2. Medsos = Pameran Kehidupan Orang Lain 24 Jam

Dulu kita cuma bandingin diri sama tetangga.

Sekarang kita bandingin diri sama 1000 orang di IG, TikTok, LinkedIn.

Yang muncul di feed? Pasti yang terbaiknya aja: liburan, wisuda, nikah, gaji naik.

Otak kita jadi mikir: "Kok hidup gue gitu-gitu aja ya"

Padahal itu highlight reel, bukan kehidupan nyata.

3. Takut "Nyesel di Kemudian Hari"

"Gimana kalau ini konser terakhir dia ke Indo?"

"Gimana kalau tren ini cuma sekali seumur hidup?"

Otak kita benci rasa nyesel. Jadi mending ikut sekarang, biar nggak kepikiran.

Walau ujungnya boncos dan capek.

4. Butuh Validasi & Diterima

"Kalau aku nggak ikut, nanti nggak ada bahan obrolan"

"Kalau aku nggak pake iPhone baru, nanti dikatain ketinggalan zaman"

FOMO sering muncul karena kita pengen disukai, pengen masuk obrolan, pengen diakui.

Barang, acara, dan tren jadi "tiket" biar kita dianggap gaul.

5. Ekonomi & Waktu Terasa Terbatas

"Promo ini cuma 24 jam"

"Umur 30 harus udah sukses"

Gen Z & Milenial diburu deadline invisible. Ditambah harga-harga naik.

Rasanya kalau nggak dikejar sekarang, kesempatannya nggak akan datang lagi.

Padahal hidup bukan lomba lari.

Tanda-Tanda Kamu Lagi Kena FOMO

Cek sendiri ya:

  1. Scroll medsos tiap 5 menit takut ketinggalan story
  2. Beli barang karena "semua orang punya" padahal nggak butuh
  3. Ikut acara padahal capek & nggak suka cuma biar ada konten
  4. Cemas pas liat temen sukses dan langsung bandingin sama diri sendiri
  5. Nggak bisa nikmatin momen sekarang karena mikirin "yang lain lagi ngapain ya"

Kalau 3 dari 5 ini kena, fix kamu tim FOMO.

Dampak FOMO Kalau Dibiarkan

  1. Dompet Jebol: Gaji habis buat jajan, nongkrong, barang tren
  2. Mental Capek: Overthinking, anxiety, ngerasa "kurang terus"
  3. Nggak Fokus: Kerja setengah-setengah karena mikirin hal lain
  4. Hubungan Rusak: Lebih sibuk update status daripada nikmatin ngobrol sama orang di depan

4 Cara Ngalahin FOMO

1. Sadari: Kamu Liat "Trailer", Bukan "Film Full"

Yang diupload orang = 1% terbaik dari hidupnya. 99% sisanya: galau, utang, berantakan. Jangan bandingin backstage kamu sama highlight orang.

2. Latihan "JOMO" - Joy of Missing Out

Bahagia karena nggak ikut.

Contoh: Temen ke cafe mahal, kamu milih masak di rumah + nonton. Dan kamu beneran enjoy. Itu JOMO.

3. Atur Waktu Medsos

Matiin notifikasi. Hapus app 1 hari dalam seminggu. Follow akun yang bikin tenang, bukan bikin insecure.

4. Balik ke Tujuan Kamu

Tanya: "Ini beneran aku mau, atau karena orang lain mau?"

Buat 3 prioritas hidup kamu. Kalau acara/barang itu nggak masuk 3 itu, skip aja.

FOMO itu manusiawi. Itu tanda kamu pengen terhubung dan bertumbuh.

Tapi masalahnya: Kita jadi hidup buat orang lain, bukan buat diri sendiri.

Ingat:

Kamu nggak harus ada di semua acara.

Kamu nggak harus punya semua barang.

Kamu nggak harus sukses secepat orang lain.

Yang ketinggalan paling bahaya bukan tren. Tapi ketinggalan dari diri sendiri.

Mulai hari ini, coba tanya tiap mau ikut sesuatu:

"Gue lakuin ini karena mau, atau karena takut?"

Kamu paling sering FOMO sama hal apa? Liburan, gadget, atau karir?

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....