Fenomena Anak Muda Lebih Memilih Ngontrak dari pada Nyicil Rumah, Ini Alasannya
- 30 Mei 2026 19:43 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Memiliki rumah sendiri selama bertahun-tahun dianggap sebagai salah satu simbol kesuksesan dan tujuan hidup yang penting. Namun, tren tersebut mulai mengalami perubahan. Saat ini, tidak sedikit anak muda yang lebih memilih mengontrak atau menyewa tempat tinggal dibanding mengambil kredit pemilikan rumah (KPR).
Fenomena ini terlihat terutama di kalangan generasi milenial dan generasi Z yang tinggal di kota-kota besar. Berbagai faktor ekonomi, gaya hidup, hingga perubahan cara pandang terhadap aset menjadi alasan di balik keputusan tersebut.
Salah satu faktor utama adalah tingginya harga properti yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Di banyak daerah perkotaan, harga rumah sering kali tidak sebanding dengan pertumbuhan pendapatan masyarakat. Akibatnya, uang muka yang besar dan cicilan jangka panjang menjadi beban yang cukup berat bagi sebagian anak muda.
Selain itu, fleksibilitas menjadi alasan penting lainnya. Banyak pekerja muda saat ini memiliki mobilitas tinggi dan sering berpindah kota untuk pekerjaan maupun pengembangan karier. Dengan mengontrak, mereka dapat lebih mudah menyesuaikan lokasi tempat tinggal tanpa terikat cicilan rumah selama belasan hingga puluhan tahun.
Perubahan pola pikir mengenai investasi juga turut memengaruhi keputusan tersebut. Sebagian anak muda menilai dana yang digunakan untuk uang muka dan cicilan rumah dapat dialihkan ke instrumen investasi lain seperti deposito, reksa dana, saham, atau pengembangan usaha yang dianggap memiliki potensi keuntungan lebih besar.
Di sisi lain, biaya kepemilikan rumah tidak hanya sebatas cicilan. Pemilik rumah juga harus menanggung biaya perawatan, renovasi, pajak, dan berbagai pengeluaran lainnya. Sementara bagi penyewa, sebagian besar tanggung jawab tersebut biasanya menjadi beban pemilik properti.
Meski demikian, memilih mengontrak bukan berarti mengabaikan kepemilikan rumah. Banyak anak muda yang melihat sewa sebagai solusi sementara sambil mempersiapkan kondisi finansial yang lebih stabil di masa depan.
Pengamat ekonomi menilai bahwa fenomena ini mencerminkan perubahan kebutuhan dan prioritas generasi muda. Jika generasi sebelumnya memandang rumah sebagai target utama sejak awal bekerja, generasi saat ini cenderung lebih fokus pada fleksibilitas, pengembangan karier, pengalaman hidup, dan kesehatan keuangan jangka panjang.
Pada akhirnya, keputusan untuk mengontrak atau mencicil rumah merupakan pilihan yang bergantung pada kondisi finansial, kebutuhan, serta tujuan hidup masing-masing individu. Yang terpenting bukan sekadar memiliki rumah, melainkan memastikan keputusan keuangan yang diambil tetap sehat dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....