Wabup Mamuju Dorong SPPG Prioritaskan Serap Hasil Petani dan Peternak Lokal
- 02 Okt 2026 22:15 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju- Wakil Bupati Mamuju, Yuki Permana menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat membuka pasar baru bagi petani dan peternak di Kabupaten Mamuju. Menurutnya, kebutuhan bahan pangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat dimanfaatkan untuk menyerap hasil pertanian dan peternakan masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Peresmian SPPG Wilayah 3T dan Prevalensi Stunting Tinggi di 16 Provinsi Indonesia Timur, di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, pada Jumat, 2 Oktober 2026.
Yuki mengatakan, besarnya kebutuhan bahan pangan untuk MBG menjadi peluang bagi petani dan peternak di sekitar lokasi SPPG untuk memasok kebutuhan dapur, mulai dari sayuran hingga protein hewani. Ia menambahkan, jika penyerapan produk lokal berjalan konsisten, MBG dapat memberikan kepastian pasar bagi hasil pertanian dan peternakan masyarakat.
Selain itu, Yuki mendorong agar kebutuhan bahan pangan SPPG lebih banyak dipenuhi dari hasil produksi masyarakat di sekitar lokasi. Menurutnya, pemanfaatan produk lokal dapat membantu menjaga kualitas bahan pangan, khususnya bagi SPPG yang berada di wilayah terpencil.
“Kalau bahan pangan dari kota dikirim ke daerah terpencil, ada risiko kualitasnya menurun,” kata Yuki.
Olehnya itu, Pemkab Mamuju mendorong pengelola SPPG memprioritaskan penyerapan bahan pangan dari masyarakat di sekitar lokasi dapur.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Mamuju juga telah berkoordinasi dengan Kodim, Polres, Forkopimda, dan unsur terkait untuk memperkuat rantai pasok pangan di wilayah terpencil. Selain itu, sumber daya manusia, khususnya petani dan peternak, perlu dipersiapkan agar mampu memenuhi persyaratan yang ditetapkan SPPG.
“Jangan sampai kebutuhan ada, tetapi produk lokal belum siap memenuhi standar yang dipersyaratkan,” ujarnya.
Dengan bertambahnya titik SPPG, kebutuhan bahan pangan juga berpotensi meningkat. Pemkab Mamuju berharap peluang tersebut dapat dimanfaatkan petani dan peternak lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....