Kendala Kondisi Tanah, Pembangunan Sekolah Rakyat Polman Dilanjutkan Tahun Depan

  • 07 Sep 2026 18:03 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mengalami kendala kondisi lahan. Kondisi tersebut membuat pembangunan fisik untuk sementara belum dapat dilanjutkan dan sebagian pengerjaan direncanakan bergeser ke tahun depan.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sulawesi Barat, Syakran Rudy, mengatakan terdapat dua kendala utama dalam pembangunan Sekolah Rakyat di Polewali Mandar, yakni status tanah dan kondisi fisik tanah.

"Ada dua hal kendala untuk beberapa sekolah yang memang statuta tanah, dan jenis tanah untuk SR di Polewali Mandar," ujarnya dalam wawancaranya Senin, 7 September 2026.

Syakran Rudy mengatakan pihaknya telah membahas kendala tersebut bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU), termasuk rencana menggeser alokasi anggaran untuk sebagian pembangunan fisik ke tahun depan.

"Kita belum bisa lakukan pembangunan fisik karena keadaan tanah fisik, sehingga kami sudah dibicarakan dengan Kementerian PU bahwa alokasi anggaran itu kita geser ke tahun depan sehingga tetap ada pembangunan fisik sebagai rencana hanya ada pergeseran tempat saja," jelasnya.

Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat di Polewali Mandar diharapkan dapat dimulai kembali pada tahun depan, sehingga seluruh Sekolah Rakyat di wilayah Sulawesi Barat diharapkan dapat berjalan secara maksimal pada tahun 2027 mendatang.

"Hari ini kita tertunda untuk sebagian pembangunan yang di Polman ya, sehingga bisa tahun depan dimulai programnya, sehingga hampir seluruh yang di Sulawesi Barat Insya Allah tahun depan berjalan dengan baik," pungkasnya.

Syakran Rudy berharap, melalui pembangunan Sekolah Rakyat tersebut, akses pendidikan bagi masyarakat di Sulawesi Barat dapat semakin terbuka, khususnya bagi kelompok masyarakat yang menjadi sasaran program tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....