Ketersediaan Lahan Jadi Kendala Pembangunan KDKMP di Mamasa dan Polman
- 12 Agt 2026 19:36 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju- Ketersediaan lahan yang sesuai dengan ketentuan menjadi salah satu kendala dalam pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Sulawesi Barat, khususnya di Kabupaten Mamasa dan Polewali Mandar.
Kepala Bidang Koperasi dan UKM Diskoperindag Sulawesi Barat, Muhammad Hisyam Said, mengatakan kedua Kabupaten tersebut hingga saat ini masih menghadapi kendala dalam penyiapan lahan maupun proses pembangunan KDKMP.
Berdasarkan data terakhir, pembangunan KDKMP di Kabupaten Mamasa baru mencapai 13 unit dari target 94 unit. Sementara di Kabupaten Polewali Mandar, pembangunan mencapai 33 unit dari target 92 unit.
"Yang sudah rampung pembangunan kalau Mamasa itu sudah ada 13 dari target yang terdukung dana itu 94, sementara kalau Polewali Mandar itu sudah ada 33 dari target 92," ujarnya saat ditemui RRI Mamuju, Selasa, 11 Agustus 2026.
Hisyam menjelaskan, kendala di Kabupaten Mamasa dipengaruhi kondisi geografis wilayah yang didominasi pegunungan. Kondisi tersebut membuat sebagian lahan yang tersedia tidak memenuhi ukuran yang dibutuhkan atau memerlukan pekerjaan tambahan sebelum dapat digunakan.
"Kalau Mamasa kendalanya adalah topografi wilayah pegunungan, jadi kadang ada lahan tidak cukup ukuran atau butuh dana tambahan, baik untuk cutting maupun penimbunan," katanya.
Sementara itu, di Kabupaten Polewali Mandar, kendala utama berkaitan dengan keterbatasan anggaran untuk pengadaan lahan. Terlebih, harga lahan di wilayah perkotaan dan sekitarnya relatif lebih tinggi.
"Demikian pula di Kabupaten Polewali Mandar itu belum cukup dana untuk pengadaan lahannya karena wilayah Polewali Mandar, terutama di wilayah perkotaan dan sekitarnya itu kan pasti lahannya agak mahal," jelasnya.
Hisyam berharap kendala penyiapan lahan di kedua daerah tersebut dapat segera menemukan solusi sehingga pembangunan KDKMP dapat terus berjalan dan memenuhi target yang telah ditetapkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....