Mamuju Belum Punya Fasilitas Pengolahan Sampah Tekstil
- 07 Sep 2026 11:31 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Mamuju hingga kini belum memiliki fasilitas khusus pengolahan sampah tekstil. Hal itu Relawan Lingkungan World Cleanup Day Sulawesi Barat, A. Tenri Abeng saat menjawab pertanyaan pendengar dalam dialog RRI Mamuju, Jumat 4 September 2026.
“ Warga hanya mengandalkan cara sederhana tanpa sistem daur ulang resmi karena belum adanya fasilitas khusus sampah tekstil,” katanya
Menurutnya, minimnya infrastruktur pengolahan sampah kain membuat warga Mamuju terbatas pilihannya. Pakaian bekas yang tidak lagi dipakai biasanya hanya dijadikan lap, tas, atau disumbangkan ke pihak yang membutuhkan.
"Kalau kita di Mamuju, kita kan tidak punya pengolahan sampah," ujar Tenri, dalam dialog di RRI Mamuju, Jumat, 4 September 2026.
Tenri menegaskan belum ada cara khusus untuk membuang pakaian bekas selain metode daur ulang mandiri yang terbatas.
Ia menjelaskan proses daur ulang pakaian bekas menjadi barang baru seperti lap atau tas membutuhkan kreativitas sekaligus waktu luang. Namun tidak semua warga memiliki kesempatan melakukan hal tersebut secara rutin.
Tenri menambahkan opsi lain adalah menyumbangkan pakaian layak pakai ke panti asuhan atau pihak yang membutuhkan.
"Karena kalau kita bahas ada cara khusus untuk membuang, sejauh ini sih belum ada," katanya.
Ia mengingatkan tanpa fasilitas pengolahan resmi, pakaian bekas yang dibuang sembarangan berisiko mencemari lingkungan. Ia mencontohkan banyak pakaian bekas ditemukan menumpuk di kawasan pesisir pantai.
Tenri berharap pemerintah daerah mempertimbangkan pembangunan fasilitas pengolahan sampah tekstil di Mamuju. Ia menilai langkah ini penting mengingat volume sampah kain terus bertambah seiring tren thrifting.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....