Peserta Sandeq Silumba Membludak, Panitia Wacanakan Seleksi Tahun Depan

  • 25 Agt 2026 07:14 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Panitia Sandeq Silumba mewacanakan sistem seleksi peserta untuk pelaksanaan tahun mendatang, menyusul lonjakan jumlah perahu yang mendaftar hingga 85 unit pada 2026.

Dewan Pengarah Sandeq Silumba, Syamsul Samad, menyebut keterbatasan arena start dan finish membuat panitia tidak mampu menampung seluruh peserta jika jumlahnya terus bertambah.

Menurutnya, hanya ada dua hingga tiga lokasi pantai yang memungkinkan menampung puluhan perahu sekaligus di sepanjang rute lomba.

"Ini paling hanya dua, dua atau tiga lokasi yang memungkinkan untuk satu kali menampung pesertanya," ujarnya, merujuk pada kendala teknis penyelenggaraan, Jumat, 21 Agustus 2026.

Ia menjelaskan pelaksanaan tahun ini dengan 85 perahu sengaja dijadikan uji coba untuk mengukur kapasitas maksimal yang bisa dikelola panitia secara aman dan efektif. Jika terbukti sukses, seleksi peserta di tahun berikutnya belum tentu diberlakukan.

Syamsul menegaskan lonjakan animo masyarakat membuat perahu sandeq baru bermunculan setiap tahun, namun tidak semuanya bisa otomatis ikut berlomba.

"Kalau untuk kepentingan lomba, maka untuk lomba ini karena arenanya memang terbatas, tidak bisa ikut semua," katanya.

Ia menambahkan, proyeksi ke depan kemungkinan hanya 50 hingga 60 perahu yang bisa diurus secara maksimal jika lomba tetap menggunakan format multi-etape. Pertimbangan ini juga memperhitungkan keterbatasan anggaran daerah untuk mengurus peserta dalam jumlah besar.

Meski demikian, ia memastikan syarat pendaftaran tetap sederhana bagi siapa saja yang membangun perahu layak lomba. Pembatasan hanya akan diterapkan jika jumlah pendaftar jauh melampaui kapasitas penyelenggaraan, misalnya di atas 100 perahu.

Sandeq Silumba 2026 akan digelar pada 26-27 September 2026 dengan rute dari Majene menuju Polewali Mandar, menjadi ajang uji coba penting bagi format penyelenggaraan lomba di tahun-tahun berikutnya.

google-preference
Audio
Putar Audio

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....