Tujuh Sandeq Terbalik Tahun Lalu, Panitia Perkuat Pengamanan Laut

  • 25 Agt 2026 16:37 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Panitia Sandeq Silumba 2026 memperkuat aspek keselamatan lomba dengan menggandeng Marinir TNI AL dan Basarnas, menyusul catatan tujuh perahu terbalik pada pelaksanaan tahun sebelumnya.

Dewan Pengarah Sandeq Silumba, Syamsul Samad, menegaskan keselamatan peserta menjadi prioritas utama di tengah perubahan rute lomba tahun ini.

Menurutnya, kolaborasi dengan unsur TNI AL dan Basarnas bertujuan memaksimalkan pengawasan sekaligus mempercepat respons jika terjadi kecelakaan di laut lepas.

"Saya kira yang paling utama itu keselamatan, dan oleh karena itulah kami ini juga meskipun rutenya cuma dua, kami tetap bekerja sama dengan marinir," ujarnya, dalam Halo Sulbar di RRI Mamuju, Jumat, 21 Agustus 2026.

Ia mengungkapkan pada etape mengelilingi Pulau Karampuang tahun lalu, hampir tujuh perahu sandeq terbalik akibat terjangan angin kencang saat lomba berlangsung. Kondisi ini membuat sejumlah peserta terpaksa kembali ke darat tanpa menyelesaikan rute lomba.

Syamsul menyebut insiden semacam itu lazim terjadi dalam olahraga layar tradisional yang sangat bergantung pada kekuatan angin laut.

"Bagi mereka itu adalah seni dalam lomba, dan mereka ini petarung-petarung sejati," katanya, menggambarkan mentalitas para pesandeq menghadapi risiko.

Ia menambahkan, tim medis turut disiagakan di sepanjang etape lomba untuk mengantisipasi kondisi darurat yang mungkin timbul selama pelaksanaan dua hari tersebut. Kesiapan ini menjadi bagian dari standar operasional yang selalu diterapkan panitia setiap tahun.

Meski risiko kecelakaan tetap ada, Syamsul memastikan pelaksanaan tahun lalu berjalan efektif tanpa cedera serius baik pada perahu maupun peserta. Ia berharap kondisi serupa dapat terulang pada penyelenggaraan tahun ini meski rute dan format lomba mengalami perubahan.

Sandeq Silumba 2026 akan digelar pada 26-27 September 2026 dengan rute dari Majene menuju Polewali Mandar, diikuti 85 perahu sandeq di bawah pengawasan ketat unsur keamanan laut dan tim penyelamat.

google-preference
Audio
Putar Audio

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....