Peneliti Usul Museum Bahari di Sulbar, untuk Selamatkan Perahu Tradisional
- 20 Agt 2026 15:32 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju – Peneliti Bahari Mandar Muhammad Ridwan Alimuddin mengusulkan pembangunan museum bahari di Sulawesi Barat. Tujuannya menyelamatkan Sandeq, Oleng Mesa, Pakur dan jenis perahu tradisional lain agar tidak hilang ditelan waktu.
“Harapannya ke depan adalah museum di kita di Sulawesi Barat yang betul-betul mendokumentasikan, menyimpan perahu-perahu,” kata Ridwan dalam dialog Suara Nusantara RRI Mamuju, Rabu, 19 Agustus 2026.
Ia menilai museum diperlukan agar Sandeq, Oleng Mesa, Pakur, dan jenis perahu Mandar lain dapat dirawat sebagai bahan pendidikan masyarakat.
“Anak-anak kita, cucu kita itu masih bisa menyaksikan bendanya, bukan cuma di foto-foto,” ujarnya.
Ridwan mengatakan sejumlah perahu tradisional Mandar telah hilang dari daerah asalnya, bahkan sebagian koleksinya kini berada di museum luar Sulawesi Barat.
Menurutnya, pemerintah daerah dapat mengumpulkan perahu asli maupun replika berukuran nyata untuk mendokumentasikan sejarah pelayaran, perdagangan, dan kebudayaan pesisir Mandar.
Museum bahari juga dinilai dapat memperkuat wisata edukasi sekaligus menjaga pengetahuan pembuatan perahu tradisional agar tidak berhenti pada simbol di ruang publik.
Kata Kunci / Tags
Audio
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....