Sandeq Asli Mandar Tinggal 10 Unit, Terancam Hilang

  • 20 Agt 2026 12:37 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju – Peneliti Bahari Mandar Muhammad Ridwan Alimuddin menyebut perahu Sandeq asli di Sulawesi Barat kini tersisa sekitar 10 unit.

Sandeq asli tersebut berada di Pambusuang, Polewali Mandar, dan selama ini digunakan nelayan untuk pelayaran serta penangkapan ikan berhari-hari.

“Yang betul-betul asli itu yang dulu dipakai model seperti itu yang dipakai nenek moyang kita, itu tersisa 10 sekarang,” kata Ridwan.

Ia menjelaskan, Sandeq asli memiliki bentuk lebih lebar, sekitar satu meter, sehingga memungkinkan nelayan membawa logistik dan memasak di laut.

“Yang dianggap asli itu yang bisa digunakan berhari-hari di laut, ukurannya lebarnya kurang lebih satu meter, bisa masak,” ujarnya.

Ridwan mengatakan peralihan nelayan ke kapal motor menjadi penyebab utama berkurangnya penggunaan Sandeq tradisional di wilayah pesisir Mandar.

Menurutnya, Sandeq yang kini banyak terlihat telah berkembang menjadi perahu lomba, lebih ramping dan cepat, tetapi tidak lagi ideal menangkap ikan.

Ia mendorong penyelamatan, restorasi, dan pemanfaatan Sandeq asli untuk pendidikan serta museum agar warisan bahari Mandar tetap dikenal generasi muda.

google-preference
Audio
Putar Audio

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....