Kagama Bentuk Satgas Pendampingan Mahasiswa KKN UGM di Polman

  • 24 Jul 2026 15:09 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Ketua Pengurus Cabang Kagama Polewali Mandar dan Mamasa, Hendra Saputra Sudin, menegaskan peran Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) sebagai satgas pendamping KKN UGM di berbagai daerah Indonesia, termasuk Polewali Mandar.

Hendra menjelaskan bahwa setiap tahun, ketika KKN UGM digelar, Kagama mulai dari Pengurus Pusat hingga Pengurus Cabang membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk memantau dan mendampingi mahasiswa di lapangan.

“Kagama sendiri setiap tahun ketika ada KKN itu memang sudah membentuk satgas. Jadi seluruh Indonesia itu sudah ada satgas Kagama, mulai dari pengurus pusat sampai ke pengurus cabang, yang fungsinya melihat, menyimak, dan memperhatikan adik‑adik,” ujar Hendra Saputra Sudin, dalam dialog Suara Nusantara RRI Mamuju, Rabu 22 Juli 2026.

Satgas Kagama berperan menjadi jembatan komunikasi antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, komunitas lokal, dan berbagai pemangku kepentingan, sekaligus memastikan program kerja tetap berjalan sesuai tujuan pengabdian tanpa keluar jalur, mengingat sebagian besar mahasiswa masih muda dan baru pertama kali terjun ke desa.

“Makanya peran satgas Kagama dan senior‑senior Kagama yang ada di Polman itu saling mengingatkan, sehingga adik‑adik bisa tidak keluar jalur dari yang harusnya mereka pikirkan, tidak bablas istilahnya,” kata Hendra menggambarkan fungsi pengawasan alumni di daerah.

Melalui jaringan satgas yang tersebar di 32 provinsi, Kagama ikut mengusulkan lokasi KKN, menyambut mahasiswa, memfasilitasi kolaborasi dengan pemda, dan mendorong agar program kerja KKN, seperti ketahanan pangan dan pemberdayaan pesisir, dapat diadopsi menjadi kebijakan dan program berkelanjutan di tingkat desa dan kabupaten di Sulawesi Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....