Beras Premium Sulit Dijangkau SPPG di Daerah Terpencil

  • 15 Apr 2026 13:09 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Dinas Pangan Sulawesi Barat mengungkap sejumlah SPPG di daerah terpencil kesulitan mengakses beras premium untuk program makan bergizi anak sekolah.

Kepala Bidang Kerawanan Pangan Dinas Pangan Daerah Sulawesi Barat, Sofiawati, saat diwawancarai oleh reporter RRI Mamuju di kantornya, Rabu, 15 April 2026, menjelaskan kondisi itu terungkap dari pemetaan komoditas beras untuk kebutuhan makan bergizi.

“Kalau daerah-daerah yang jauh, kasihan mungkin tidak dapat akses beras premium, petani langsung kayaknya diambil,” kata Sofiawati.

Ia menyebut, keterbatasan akses tersebut menyebabkan sebagian SPPG di wilayah jauh cenderung menggunakan beras dari petani lokal yang kualitasnya belum memenuhi standar premium.

“Komoditi beras, yang harusnya syarat masuknya itu premium, ada beberapa SPPG bukan premium yang masuk,” ujarnya menjelaskan lebih lanjut.

Menurutnya, perbedaan akses itu berpotensi menimbulkan ketimpangan kualitas pangan yang diterima anak, terutama antara sekolah di pusat kabupaten dan kawasan pinggiran.

Sofiawati mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait dan pemasok agar distribusi beras premium ke daerah terpencil bisa diperkuat dalam waktu ke depan.

Ia berharap dukungan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan semakin maksimal, sehingga program makan bergizi menghadirkan kualitas pangan yang merata bagi anak di Sulawesi Barat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....