Pertanian tanpa Pestisida di Desa Pegunungan Sulbar Terbukti Efektif

  • 26 Mar 2026 08:32 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Peneliti dan antropolog asal Polewali Mandar, Nurberlian, mengungkap praktik pertanian tanpa pestisida di Desa Tandeallo, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene. Meski tanpa pestisida para petani masih terbukti efektif dalam mengelola lahan mereka.

Dalam dialog Suara Nusantara RRI Mamuju, Rabu 25 Maret 2026, ia menjelaskan petani masih mengandalkan pengetahuan lokal untuk menjaga tanaman dari hama.

“karena dari etnoekologi inilah jadi bisa dilihat bagaimana mereka menanam benih atau tanaman pangan tanpa pestisida sama sekali,” ujar Nurberlian.

Menurutnya, warga setempat memadukan pengetahuan tentang tanah, benih, dan tanda alam, termasuk posisi bintang, untuk menentukan musim tanam dan panen.

“banyak praktik pengetahuan lokal yang saya temui, misalnya mereka memetakan posisi bintang untuk melihat musim hujan dan pola tanam,” katanya.

Ia menambahkan, petani juga menanam beragam varietas serealia dan tanaman lain di pinggir serta dalam ladang untuk menghalau tikus maupun babi.

Nurberlian menilai cara ini membuat tanaman utama seperti padi ladang tetap terjaga, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia berbiaya mahal.

Ia merekomendasikan dokumentasi dan penguatan pengetahuan lokal sebagai dasar pengembangan pertanian sehat dan berkelanjutan di desa-desa pegunungan Sulawesi Barat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....