Apakah MBG Bermanfaat bagi Pembelajaran di Sekolah?
- 23 Feb 2026 18:57 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran di sekolah. Dilansir dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), program ini tidak hanya menyasar aspek kesehatan, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan.
Berdasarkan hasil kajian kolaborasi Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan (PSKP) Kemendikdasmen bersama Laboratorium Sosiologi Universitas Indonesia (UI) tahun 2025, mayoritas murid merespons positif pelaksanaan MBG.
Tingkat kepuasan tertinggi ditemukan pada kelompok sosial ekonomi menengah ke bawah. Murid menilai porsi makanan cukup, rasa sesuai, serta pelaksanaan relatif tertib dan higienis.
| Baca juga: Kemenkum Sulbar Dampingi Legalitas Mitra MBG |
Dari sisi pemenuhan gizi, sebanyak 48,5 persen murid mengaku jarang atau tidak pernah sarapan sebelum berangkat sekolah, bahkan mencapai 50,1 persen pada kelompok ekonomi bawah.
Kehadiran MBG dinilai membantu memastikan asupan gizi harian dan meningkatkan kesiapan fisik siswa.
Program ini juga berkontribusi pada peningkatan energi, konsentrasi, perhatian terhadap materi, hingga motivasi hadir di sekolah.
Selain itu, praktik makan bersama mendorong pembentukan karakter seperti disiplin, tanggung jawab, dan kebersamaan.
Meski demikian, Kemendikdasmen mencatat sejumlah tantangan, seperti ketepatan waktu distribusi dan pengelolaan limbah.
Kajian ini melibatkan 1.267 murid di 30 sekolah pada tiga provinsi dan menggunakan pendekatan mixed methods melalui survei, observasi, serta wawancara mendalam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....