Perkuat Peluang Putra Daerah, Polda Kaltara Tempuh Dua Strategi Seleksi Anggota

  • 24 Agt 2026 15:42 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Polda Kalimantan Utara menyiapkan dua strategi untuk meningkatkan peluang putra-putri daerah lolos seleksi anggota Polri, yaitu penguatan kapasitas calon peserta dan usulan penambahan kuota penerimaan.
  • Kehadiran Sekolah Polisi Negara (SPN) di Malinau meningkatkan ekspektasi masyarakat lokal untuk bergabung dengan Polri, namun persentase kelulusan anak-anak daerah cenderung menurun dalam beberapa periode terakhir.
  • Penurunan jumlah kuota dan tingkat kelulusan peserta dari daerah menjadi tantangan utama yang perlu diatasi melalui peningkatan kapasitas dan kebijakan kuota yang lebih inklusif.

RRI.CO.ID, Malinau - Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara menyiapkan dua strategi untuk memperkuat peluang putra-putri daerah lolos seleksi anggota Polri. Strategi tersebut mencakup penguatan kapasitas calon peserta, dan usulan penambahan kuota penerimaan.

Keberadaan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kaltara di Malinau meningkatkan ekspektasi masyarakat terhadap peluang bagi anak-anak daerah untuk lolos seleksi anggota Polri. Namun, dalam beberapa periode terakhir, jumlah kuota maupun persentase kelulusan anak-anak daerah cenderung menurun.

Pada pendidikan pembentukan Bintara Polri tahun 2026 yang dibuka pada Juli lalu, misalnya, dari 66 siswa yang mengikuti proses pendidikan, hanya lima orang yang berasal dari Kabupaten Malinau.

Menjawab persoalan tersebut, Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol Agus Wijayanto mengatakan, memang terdapat penurunan kuota penerimaan untuk Kalimantan Utara tahun ini. Salah satunya dipengaruhi pertimbangan efisiensi anggaran negara.

"Kuota di Kaltara ini memang ada penurunan, sekarang sekitar 60 seluruh Kaltara. Ini sebelumnya mungkin lebih, karena ada pertimbangan-pertimbangan tentang keuangan, keuangan negara," ungkap Agus Wijayanto di Malinau, dalam kunjungan kerja perdananya di Bumi Intimung, Jumat (21/8/2026).

Meski demikian, pihaknya berkomitmen meningkatkan kesiapan calon peserta melalui program bimbingan dan pembekalan sebelum mengikuti tahapan seleksi. Antara lain dengan mendatangi sekolah-sekolah dan desa-desa untuk memberikan pemahaman mengenai proses dan tahapan seleksi anggota Polri.

"Kita akan lakukan bimbingan belajar pada adik-adik kita. Kita akan memberikan pemahaman untuk nanti bisa mengikuti tes, biar siap," ujar Agus.

Menurutnya, kesiapan calon peserta menjadi salah satu faktor penting agar putra daerah mampu bersaing dalam proses rekrutmen. Di sisi lain, Kapolda juga berkomitmen memperjuangkan peningkatan kuota penerimaan anggota Polri untuk Kalimantan Utara.

"Kita ke luarnya, kita akan bersurat kepada SDM Mabes Polri untuk ada peningkatan kuota untuk Kaltara," katanya.

Langkah tersebut, lanjut Agus, juga didorong oleh kebutuhan personel kepolisian di Kaltara yang masih cukup besar. Saat ini, kekuatan personel Polda Kaltara disebut baru mencapai sekitar 40 persen dari kebutuhan ideal.

"Kalau menurut harusnya kita misalnya sekarang 100 persen, sekarang itu baru terisi 40 persen. Nah ini kan perlu ada penambahan-penambahan personel," jelasnya.

Agus Wijayanto menegaskan, kedua langkah tersebut akan dilakukan secara bersamaan. Polda Kaltara tidak hanya berupaya memperjuangkan tambahan kuota, tetapi juga meningkatkan kesiapan calon peserta dari daerah agar mampu bersaing dalam setiap tahapan seleksi.

"Jadi kita bisa bersaing, mampu bersaing dengan arti kebaikan ya. Untuk kita rekrutmen dengan tahap itu, kita bisa mengikuti," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....