Empat Hari Turun, Harga Emas Antam Tergerus Rp60 Ribu per Gram
- 09 Sep 2026 10:44 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Harga emas Antam turun menjadi Rp2.610.000 per gram pada pukul 08.31 WIB hari Rabu (9/9/2026), menurun Rp17.000 dibandingkan hari sebelumnya.
- Penurunan harga emas terjadi selama empat hari berturut-turut dengan akumulasi kerugian mencapai Rp60.000 per gram.
- Harga buyback emas Antam turun Rp20.000 menjadi Rp2.460.000 per gram, dengan selisih harga jual dan buyback mencapai Rp150.000 per gram.
RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas Antam kembali turun pada perdagangan Rabu (9/9/2026), memperpanjang tren pelemahan menjadi empat hari berturut-turut dengan akumulasi penurunan mencapai Rp60.000 per gram.
Pada pukul 08.31 WIB hari ini, harga emas Antam tercatat Rp2.610.000 per gram, turun Rp17.000 dibandingkan harga perdagangan Selasa yang berada di level Rp2.627.000 per gram.
Penurunan juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback yang terkoreksi Rp20.000 menjadi Rp2.460.000 per gram. Selisih antara harga jual dan harga buyback emas Antam pada perdagangan hari ini sebesar Rp150.000 per gram.
Rangkaian penurunan tersebut dimulai pada Sabtu (5/9/2026), ketika harga emas Antam turun Rp30.000. Pelemahan berlanjut pada Senin (7/9/2026) sebesar Rp3.000, dan Selasa (8/9/2026), harga kembali terkoreksi Rp10.000
Investor emas di Malinau, Monica. mengatakan, pergerakan harga dalam jangka pendek baginya tidak menjadi pertimbangan utama dalam keputusan investasi.
"Kalau saya, karena memang untuk investasi jangka panjang, penurunan seperti ini tidak langsung membuat saya panik. Saya tetap melihat tujuan awal kenapa saya membeli emas," ujar Monica.
Menurutnya, emas dipilih sebagai salah satu bentuk simpanan yang dapat dipertahankan dalam jangka panjang. Karena itu, ia tidak menjadikan kenaikan atau penurunan harga harian sebagai satu-satunya dasar untuk menjual kepemilikan emas.
Monica mengatakan dirinya lebih memilih melakukan pembelian secara bertahap sesuai kemampuan keuangan. Strategi tersebut membuatnya tidak terlalu bergantung pada kondisi harga pada satu waktu tertentu.
"Saya biasanya menyesuaikan dengan kemampuan. Jadi tidak harus langsung banyak. Yang penting konsisten dan tidak mengganggu kebutuhan utama," katanya.
Ia menyebut investasi emas yang dijalankannya ditujukan untuk membangun simpanan dan memenuhi kebutuhan keuangan di masa mendatang.
"Tujuan saya lebih kepada punya simpanan untuk jangka panjang, terutama untuk kebutuhan besar nantinya. Jadi bukan mengejar keuntungan dalam waktu singkat," tutur Monica.
Monica berharap masyarakat yang mulai berinvestasi emas dapat memahami terlebih dahulu tujuan investasinya dan tidak mudah mengambil keputusan hanya karena melihat perubahan harga harian. (Ading)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....