Harga Emas Antam Turun Tipis, Selisih Jual-Buyback Rp165 Ribu

  • 22 Sep 2026 10:44 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Harga emas batangan PT Antam mengalami penurunan sebesar Rp1.000 per gram menjadi Rp2.627.000 pada Selasa pukul 08.38 WIB tanggal 22 September 2026.
  • Harga buyback emas Antam juga turun Rp1.000 per gram menjadi Rp2.462.000 dari posisi sebelumnya Rp2.463.000 per gram.

RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Selasa (22/9/2026). Pada pukul 08.38 WIB, harga emas Antam tercatat Rp2.627.000 atau turun Rp1.000 dibandingkan harga sebelumnya Rp2.628.000 per gram.

‎Penurunan serupa juga terjadi pada harga beli kembali atau buyback. Harga buyback emas Antam turun Rp1.000 menjadi Rp2.462.000 per gram dari sebelumnya Rp2.463.000 per gram.

‎Dengan demikian, selisih antara harga jual dan harga buyback emas Antam pada hari ini mencapai Rp165.000 per gram. Penurunan harga emas hari ini melanjutkan tren koreksi yang terjadi sejak sehari sebelumnya.

‎Pada Senin (21/9/2026), harga emas Antam turun Rp10.000 per gram dari Rp2.638.000 menjadi Rp2.628.000 per gram. Perubahan harga tersebut tercatat pada pembaruan harga Logam Mulia sekitar pukul 08.32 WIB.

‎Investor emas di Malinau, Fuji, mengatakan pergerakan harga dalam jangka pendek sebaiknya tidak menjadi satu-satunya pertimbangan bagi masyarakat yang menjadikan emas sebagai simpanan.

‎"Kalau tujuan membeli emas untuk investasi jangka panjang, menurut saya yang perlu diperhatikan bukan hanya kenaikan atau penurunan harga hari ini. Investor juga perlu melihat kebutuhan keuangan secara keseluruhan dan jangan sampai dana yang seharusnya tersedia untuk kebutuhan mendesak justru seluruhnya ditempatkan dalam emas," katanya.

‎Menurut Fuji, aspek likuiditas juga penting diperhatikan oleh investor emas. Emas memang dapat dijual kembali, namun investor tetap perlu memperhitungkan selisih antara harga pembelian dan harga buyback ketika membutuhkan dana dalam waktu dekat.

‎"Emas memiliki likuiditas karena mudah dijual kembali, tetapi tetap ada spread antara harga beli dan buyback. Jadi kalau kebutuhan dananya sangat dekat, jangan mengandalkan seluruh tabungan dalam bentuk emas," ujarnya.

‎Ia menambahkan, bagi investor yang melakukan pembelian secara berkala, koreksi harga dapat menjadi bagian dari dinamika pasar yang perlu disikapi dengan mempertimbangkan tujuan investasi dan kemampuan keuangan masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....