Harga Emas Antam Melemah Rp10 Ribu, Putus Tren Kenaikan

  • 21 Sep 2026 11:34 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Harga emas Antam mengalami penurunan sebesar Rp10.000 per gram menjadi Rp2.628.000 per gram pada perdagangan Senin 21 September 2026 pukul 08.32 WIB.
  • Harga pembelian kembali (buyback) emas Antam juga turun Rp10.000 per gram menjadi Rp2.463.000 per gram dalam periode yang sama.
  • Selisih antara harga jual dan harga buyback emas Antam mencapai Rp165.000 per gram setelah penurunan tersebut.

RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas Antam kembali melemah pada perdagangan Senin (21/9/2026). Berdasarkan pembaruan harga pukul 08.32 WIB, harga emas Antam turun Rp10.000 per gram menjadi Rp2.628.000 per gram.

Penurunan serupa terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback, turun Rp10.000 menjadi Rp2.463.000 per gram pada periode yang sama. Selisih antara harga jual dan harga buyback emas Antam kini mencapai Rp165.000 per gram.

Penurunan harga tersebut sekaligus memutus tren kenaikan emas Antam yang berlangsung selama empat hari perdagangan berturut-turut hingga Sabtu (19/9/2026). Dalam periode tersebut, harga emas Antam mencatat akumulasi penguatan sebesar Rp46.000 per gram sejak Rabu (16/9/2026).

Pergerakan harga tersebut menjadi salah satu faktor yang terus diperhatikan masyarakat yang menjadikan emas sebagai instrumen investasi. Investor emas di Malinau, Fitri, mengatakan perubahan harga dalam jangka pendek merupakan hal yang biasa terjadi dalam investasi emas.

"Penurunan harga seperti ini menurut saya masih wajar dalam pergerakan emas. Saya lebih melihat tren dalam jangka menengah dan panjang daripada langsung mengambil keputusan karena perubahan harga harian," ujar Fitri.

Ia mengatakan, selain memperhatikan harga jual, investor juga perlu mempertimbangkan harga buyback karena berkaitan dengan nilai yang diterima ketika emas dijual kembali.

"Selisih antara harga beli dan buyback juga penting diperhatikan. Jadi bukan hanya melihat ketika harga emas naik, tetapi juga menghitung kembali berapa nilai yang bisa diperoleh saat emas dijual," katanya.

Fitri menambahkan, investasi emas tetap membutuhkan kesabaran dan perencanaan, terutama bagi masyarakat yang membeli emas secara bertahap.

"Bagi saya, yang penting adalah konsisten dan menyesuaikan pembelian dengan kemampuan. Kalau harga sedang turun, justru bisa menjadi momentum untuk melihat kembali rencana investasi, bukan panik karena penurunan sehari," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....