Bahasa Gaul hingga Istilah Teknologi: Tantangan Kedaulatan Bahasa Indonesia

  • 05 Mar 2026 18:15 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Perkembangan teknologi dan media sosial membawa perubahan besar dalam cara masyarakat menggunakan Bahasa Indonesia. Variasi bahasa gaul, istilah asing, hingga campuran bahasa menjadi fenomena yang sulit dihindari dalam komunikasi sehari-hari.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Universitas Ma Chung, Wawan Eko Yulianto, mengatakan kedaulatan bahasa berarti kemampuan suatu bahasa untuk berdiri mandiri dan tidak didominasi bahasa lain, terutama di negaranya sendiri.

Menurutnya, munculnya bahasa gaul, bahasa generasi Z, hingga ragam bahasa media sosial merupakan bagian dari dinamika bahasa yang wajar.

“Bahasa selalu berkembang. Variasi seperti bahasa gaul atau bahasa Gen Z itu tidak bisa dihindari dan merupakan bagian dari dinamika penggunaan bahasa,” ujarnya, Kamis (5/3/2026)

Namun ia menekankan, masyarakat tetap perlu memiliki kemampuan menyampaikan gagasan secara jelas menggunakan Bahasa Indonesia. Bahasa nasional seharusnya mampu mengakomodasi perkembangan teknologi, sosial, maupun ekonomi yang terus berubah.

Salah satu tantangan besar adalah masuknya berbagai istilah teknologi dari luar negeri. Banyak istilah yang masih sulit diterjemahkan secara tepat ke dalam Bahasa Indonesia.

Sebagai contoh, istilah “mouse” pada komputer jika diterjemahkan secara literal menjadi “tikus”, yang tidak lazim digunakan dalam konteks teknologi. Namun beberapa istilah lain berhasil diterjemahkan dengan baik, seperti “touch screen” yang kini dikenal sebagai “layar sentuh”.

Contoh lainnya adalah kata “browser” yang memiliki padanan “peramban”, meskipun masih belum banyak dikenal masyarakat.

Menurut Wawan, kedaulatan Bahasa Indonesia dapat dilihat ketika masyarakat secara alami menggunakan istilah Bahasa Indonesia untuk menyebut konsep atau teknologi baru.

“Kalau kita sudah natural menggunakan kata seperti ‘ponsel’ untuk menggantikan smartphone, itu tanda bahwa bahasa kita berdaulat,” jelasnya.

Rekomendasi Berita