Makna Mendalam “Eling lan Waspada”: Kesadaran Spiritual di Era Kali Yoga

  • 04 Mar 2026 20:57 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Mengapa kebenaran terasa semakin samar, dan kebohongan begitu mudah diterima? Mengapa keserakahan tumbuh subur, sementara empati kian menipis? Dalam Program Mimbar Hindu PRO 1 RRI Malang, Rubi Supriyanto, S.Ag., M.Si. mengulas bahwa kondisi ini selaras dengan gambaran zaman Kali Yoga dalam ajaran Hindu.

Melalui pemahaman mendalam tentang “Eling lan Waspada”, masyarakat diajak kembali menyadari jati diri sejati sebagai percikan Brahman yang bertanggung jawab atas setiap pikiran dan perbuatan.

Menurutnya, manusia bukan sekadar tubuh jasmani dan pikiran yang berubah-ubah. Dalam ajaran Hindu, manusia adalah percikan dari Brahman. Kesadaran inilah yang membuat seseorang tidak mudah hanyut oleh gejolak duniawi.

“Ketika seseorang eling, ia akan ingat hukum Karma Pala. Setiap perbuatan pasti ada buahnya. Tidak ada yang sia-sia,” tegasnya, Rabu (4/3/2026).

Sementara itu, Waspada berarti menjaga pikiran dari hal-hal negatif. Dalam ajaran Hindu, pikiran adalah sumber dari segala tindakan. Dari pikiran lahir kata-kata, dan dari kata-kata lahir perbuatan.

Ia juga mengaitkan kondisi zaman sekarang dengan konsep Catur Yuga. Saat ini, umat manusia diyakini berada pada fase Kali Yoga, masa kemerosotan moral dan spiritual.

“Di Kali Yoga, kebenaran semakin berkurang, kebohongan merajalela, keserakahan meningkat, dan pengendalian diri menurun. Jika kita jujur melihat kondisi hari ini, ciri-ciri itu sangat terasa,” ungkapnya.

Karena itu, Eling dan Waspada menjadi benteng moral agar manusia tetap teguh dalam Dharma meski berada di tengah arus zaman yang penuh tantangan.

Rekomendasi Berita