Mimbar Agama Hindu RRI Malang Angkat Panca Prana sebagai Energi Kehidupan
- 25 Feb 2026 23:33 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Di tengah kehidupan modern yang serba cepat dan penuh distraksi, Program Mimbar Agama Hindu yang disiarkan Pro 1 Radio Republik Indonesia (RRI) Malang mengajak pendengar berhenti sejenak untuk kembali menyadari sumber energi kehidupan.
Mengangkat tema “Panca Prana: Lima Energi Vital dalam Tubuh Manusia Menurut Hindu”, narasumber Prof. Dr. Eng. Ir. I Made Wartana, M.T., memaparkan secara mendalam bagaimana konsep Panca Prana menjadi fondasi keseimbangan hidup yang tidak hanya dalam aspek biologis, tetapi juga sebagai jalan kesadaran spiritual dalam ajaran Hindu Dharma.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa panca berarti lima dan prana berarti energi vital yang menghidupkan seluruh makhluk. “Hidup ini digerakkan oleh prana. Tanpa prana, tubuh hanyalah śarīra (jasad). Dengan prana, pikiran bergerak dan kesadaran berkembang,” ujarnya, Rabu, (25/2/2026).
Ia menegaskan bahwa dalam perspektif Hindu, prana bukan sekadar udara yang dihirup, melainkan daya hidup yang bersumber dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Panca Prana terdiri dari lima fungsi utama dalam tubuh, yakni prāṇa, apāna, samāna, udāna, dan vyāna (sering ditulis wiyana). Prāṇa mengatur sistem pernapasan dan berada di wilayah dada. Apāna berfungsi dalam sistem ekskresi dan reproduksi di bagian bawah tubuh. Samāna mengatur metabolisme dan pencernaan di bagian tengah. Udāna berkaitan dengan ekspresi, suara, dan kesadaran di bagian atas tubuh. Sementara vyāna menyebarkan energi ke seluruh tubuh melalui sistem peredaran darah.
Untuk memudahkan pemahaman generasi muda, Prof. Made Wartana menganalogikan tubuh seperti smartphone.
“Prana itu seperti baterai yang memberi daya. Apana seperti sistem pembuangan file. Samana ibarat prosesor, udana seperti speaker dan layar, dan vyana seperti jaringan sinyalnya. Semua harus bekerja harmonis,” jelasnya.
Ia juga mengutip sloka dalam Bhagavad Gita 15.14 yang menyebutkan bahwa Tuhan bersemayam sebagai api pencernaan dalam tubuh semua makhluk dan bersatu dengan prāṇa dan apāna.
“Artinya, energi dalam tubuh bukan hanya mekanisme biologis, tetapi juga manifestasi kekuatan Ilahi,” tegasnya.
Melalui siaran ini, pendengar diajak memahami bahwa keseimbangan lima energi vital tersebut adalah kunci hidup sehat, selaras, dan penuh makna di tengah dinamika zaman modern.