Persiapan Ramadan Dimulai Sejak Bulan Syakban
- 17 Feb 2026 22:19 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Bulan Syakban menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk mempersiapkan diri menyambut Ramadan. Hal tersebut disampaikan Ustazah Hj. Dewi Latifah dalam program Mutiara Pagi di RRI Malang, Selasa (17/2/2026).
Menurutnya, Syakban bukan sekadar bulan biasa, melainkan masa transisi spiritual sebelum memasuki Ramadan. “Syakban adalah waktu untuk evaluasi diri. Kita melihat kembali kualitas ibadah, memperbaiki kekurangan, dan memperkuat niat agar saat Ramadan tiba kita sudah siap lahir batin,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejumlah amalan dapat dilakukan untuk meningkatkan kesiapan spiritual, seperti memperbanyak membaca Al-Qur’an, memperbanyak istigfar, serta menjaga salat tepat waktu. Ustazah Dewi juga menganjurkan umat Islam melaksanakan puasa sunah Ayyamul Bidh pada pertengahan bulan bagi yang tidak memiliki tanggungan puasa wajib. “Kalau masih punya utang puasa Ramadan, dahulukan yang wajib. Jangan mendahulukan sunah sebelum kewajiban selesai,” tegasnya.
Tak hanya memperbanyak ibadah ritual, ia menekankan pentingnya membersihkan hati dari iri, dengki, dan dendam. Menurutnya, kesiapan menyambut Ramadan bukan hanya soal fisik, tetapi juga kesiapan hati. “Kalau hati masih penuh amarah dan kebencian, ibadah kita tidak akan terasa ringan,” katanya.
Selain itu, ia mengingatkan agar umat Islam mulai membiasakan diri dengan disiplin waktu, menjaga lisan, serta memperbaiki hubungan dengan keluarga dan sesama. Kebiasaan baik yang dilatih sejak Syakban, lanjutnya, akan lebih mudah dijaga ketika Ramadan tiba.
Di akhir dialog, Ustazah Dewi berharap Syakban benar-benar dimanfaatkan sebagai bulan latihan spiritual. “Masuk Ramadan itu bukan sekadar pergantian bulan, tetapi perubahan kualitas diri. Kalau sejak Syakban sudah berbenah, insyaAllah Ramadan kita akan lebih bermakna,” pungkasnya.