Pak Dji dan Ngupoyo Upo: Keterbatasan Bukan Akhir Segalanya

  • 23 Apr 2025 08:27 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang: Semangat hidup tak pernah padam dalam diri Sih Pramuji, sosok insipari di balik usaha kerajinan “Ngupoyo Upo” Pria yang akrab disapa Pak Dji ini membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berkarya dan mandiri secara ekonomi.

Sebelum menjadi penyandang disabilitas daksa, Pak Dji adalah orang non-disabilitas yang bekerja sebagai satpam hotel dan sopir angkot. Namun, kehidupan membawanya pada tantangan besar: ia harus menjalani operasi pada tulang belakang, yang sayangnya berakhir dengan kegagalan. Kondisi tersebut mengubah hidupnya selamanya, membuatnya harus beradaptasi dengan realitas baru sebagai penyandang disabilitas.

Tidak tenggelam dalam keterpurukan, Pak Dji bangkit dengan kreativitas dan tekad yang luar biasa. Ia mulai membuat keset dari kain perca hasil anyamannya sendiri. Bahkan, alat pembuat keset itu ia rancang dan buat sendiri dengan penuh ketekunan. Produk-produk buatannya tak hanya berkualitas, tetapi juga sarat nilai seni dan semangat pemberdayaan.

Lewat brand Ngupoyo Upo, Pak Dji membuka peluang kepada siapa saja yang ingin belajar membuat keset, termasuk kepada mereka yang memiliki keterbatasan. Ia juga bekerja sama dengan sejumlah reseller dan mengantar sendiri pesanan keset kepada para pelanggan. Semuanya dilakukan dengan semangat, tanpa setengah hati.

Namun, Ngupoyo Upo bukan sekadar bisnis. Ini adalah gerakan kecil yang membawa pesan besar: tentang ketekunan, ketulusan, dan pentingnya menjaga kepercayaan. Prinsip hidup Pak Dji sangat sederhana namun bermakna: “Jangan membuat orang kecewa. Kalau mengerjakan sesuatu harus total, jangan setengah-setengah.”

Meski memiliki keterbatasan fisik, Pak Dji tidak pernah merasa kekurangan. Ia terus membangun jejaring, bersilaturahmi dengan berbagai komunitas, dan menyebarkan semangat optimisme. Kisah hidupnya adalah bukti bahwa dari luka bisa lahir karya, dari keterbatasan bisa tumbuh kekuatan.

Dengan Ngupoyo Upo, Pak Dji tidak hanya menciptakan produk, tapi juga harapan. (AA)

Rekomendasi Berita