Kualitas Kredit Malang Raya Stabil 2,97 Persen

  • 11 Mar 2026 20:33 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Perkembangan sektor jasa keuangan di wilayah kerja Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang hingga awal 2026 tercatat tetap stabil. Salah satu indikatornya terlihat dari kualitas kredit masyarakat di wilayah Malang Raya yang masih terjaga.

Kepala OJK Malang, Farid Faletehan menyampaikan, rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) di wilayah Malang Raya tercatat sebesar 2,97 persen pada Januari 2026.

“Karena kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio NPL sebesar 2,97 persen, sedangkan Loan at Risk tercatat 10,58 persen,” kata Farid dalam keterangan pers perkembangan sektor jasa keuangan, Rabu 11 Maret 2026.

Selain kualitas kredit yang stabil, OJK juga mencatat pertumbuhan kredit di wilayah kerja OJK Malang mencapai 4,66 persen secara tahunan (year on year). Total penyaluran kredit tercatat mencapai Rp109,76 triliun pada Januari 2026.

Berdasarkan jenis penggunaannya, kredit konsumsi mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 7,79 persen. Disusul kredit investasi yang tumbuh 6,62 persen, sementara kredit modal kerja meningkat 1,07 persen.

Namun demikian, kredit bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tercatat mengalami penurunan sebesar 0,85 persen secara tahunan. Meski begitu, porsi penyaluran kredit UMKM di wilayah kerja OJK Malang masih mencapai 32,81 persen dari total kredit.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Sementara itu, penyaluran kredit terbesar masih mengalir ke tiga sektor ekonomi utama. Yakni sektor rumah tangga sebesar Rp32,84 triliun atau 29,92 persen, sektor perdagangan besar dan eceran termasuk reparasi kendaraan sebesar Rp20,76 triliun atau 18,91 persen, serta sektor industri pengolahan sebesar Rp19,99 triliun atau 18,22 persen.

OJK Malang menilai kondisi tersebut menunjukkan stabilitas sektor keuangan di wilayah Malang Raya tetap terjaga meskipun menghadapi dinamika ekonomi di awal tahun 2026.

Rekomendasi Berita