KCI Siapkan Commuter Line Supas hingga Probolinggo, Target Resmi Maret
- 19 Feb 2026 14:55 WIB
- Malang
RRI. CO. ID, Probolinggo - KAI Commuter tengah mempersiapkan perpanjangan layanan Commuter Line Supas yang sebelumnya hanya melayani rute Surabaya–Pasuruan, menjadi Surabaya–Pasuruan–Probolinggo.
Manager Humas KAI Commuter, Leza Arlan, mengatakan saat ini pihaknya masih dalam tahap persiapan dan koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah serta Kementerian Perhubungan.
“Pengajuan sudah kami sampaikan ke Kementerian melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian atau DJKA. Saat ini masih menunggu proses perizinan lintas pelayanan dan izin operasinya,” ujar Leza, Kamis 19 Februari 2026.
Ia menyebut, apabila seluruh proses perizinan berjalan lancar, peresmian perpanjangan layanan hingga Probolinggo direncanakan berlangsung pada Maret mendatang dan akan dihadiri Wali Kota Probolinggo serta pihak terkait lainnya.
Untuk sistem pemesanan tiket, Leza menjelaskan, penjualan akan dibuka H-7 sebelum jadwal keberangkatan, sebagaimana mekanisme tiket kereta lokal lainnya. Berbeda dengan kereta jarak jauh yang bisa dipesan hingga satu bulan sebelumnya, tiket Commuter Line hanya tersedia tujuh hari sebelum keberangkatan.
Rencananya, terdapat dua perjalanan setiap hari, yakni satu perjalanan pagi dan satu perjalanan malam. Sementara untuk tarif, pihaknya masih dalam tahap pembahasan. Usulan sementara sebesar Rp8.000, namun angka tersebut masih menunggu finalisasi dari Kementerian.
Dari sisi layanan, rangkaian kereta akan menggunakan satu trainset dengan kapasitas hingga enam kereta dalam satu rangkaian. Untuk perjalanan kurang dari 100 kilometer, okupansi penumpang dapat mencapai hingga 150 persen, termasuk penumpang berdiri. Namun untuk perjalanan di atas 100 kilometer, batas penumpang berdiri dibatasi maksimal 20 persen dari kapasitas tempat duduk.
Leza menegaskan, penjualan tiket akan ditutup secara otomatis apabila telah mencapai kapasitas angkut yang ditentukan, guna menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang.
Dengan perpanjangan rute ini, diharapkan mobilitas masyarakat antara Surabaya, Pasuruan, dan Probolinggo semakin mudah dan terjangkau.