Puasa Ajarkan Anak Mengelola Emosi

  • 10 Mar 2026 15:25 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Selain menanamkan nilai spiritual, puasa juga memiliki peran penting dalam perkembangan psikologis anak, terutama dalam melatih kemampuan mengelola emosi. Proses menahan lapar, haus, dan berbagai keinginan selama berpuasa menjadi latihan bagi anak untuk belajar mengendalikan diri. Kemampuan ini sangat penting dalam membentuk regulasi emosi yang sehat sejak usia dini.

Konselor Anak dan Keluarga dari Harum Family Center Malang, Abyz Wigati, S.Psi, kepada RRI Malang pada Selasa (10/3/2026) menekankan bahwa proses ini perlu dilakukan secara bertahap. Anak tidak bisa langsung mampu menjalani seluruh aspek puasa secara sempurna. “Latihan puasa harus bertahap. Anak tidak harus bisa semuanya sekaligus. Ketika mereka sudah mulai bisa menahan lapar dan haus, baru kemudian belajar menahan perilaku dan emosi,” ungkapnya.

Dalam praktiknya, orang tua juga diharapkan tidak langsung menganggap perubahan perilaku anak sebagai kegagalan. Misalnya ketika anak menjadi lebih mudah marah karena lapar atau lelah saat berpuasa. Menurut Abyz, kondisi tersebut justru menjadi bagian dari proses belajar. “Jangan jadikan perubahan perilaku sebagai tanda kegagalan puasa. Justru di situ kesempatan orang tua untuk mengajak anak belajar mengelola emosi,” jelasnya.

Ia menyarankan agar orang tua dan anak membangun komunikasi yang saling mengingatkan selama Ramadan. Dengan cara ini, proses belajar pengendalian diri bisa terjadi secara alami dalam keluarga. “Orang tua dan anak bisa saling mengingatkan agar tidak marah. Jadi Ramadan menjadi ruang latihan bersama untuk belajar sabar dan mengelola emosi,” tambah Abyz.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita