Libatkan 24 Forum Anak Daerah, FASS Gencarkan Edukasi Lawan Kekerasan
- 05 Okt 2026 08:34 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Forum Anak Sulawesi Selatan (FASS) terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan ruang yang ramah, aman, dan nyaman bagi anak. Melalui Kluster 5 (Perlindungan Khusus), FASS menggelar program SELARAS (Sistem Edukasi Lawan Kekerasan) bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3A-Dalduk KB) Provinsi Sulawesi Selatan serta diikuti oleh perwakilan 24 Forum Anak Daerah se-Sulawesi Selatan.
Ketua Forum Anak Sulsel, A. Muh. Afif Alwiansyah, menyampaikan urgensi dari pelaksanaan program kerja ini. "Kekerasan terhadap anak bukanlah persoalan yang dapat kita anggap sederhana. Setiap anak memiliki hak untuk tumbuh, belajar, bermain, dan berkembang dalam lingkungan yang aman, nyaman, serta bebas dari segala bentuk kekerasan. Karena itu, edukasi dan kepedulian dari kita semua menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang ramah dan aman bagi anak," tegas Afif.
Hal senada juga disampaikan oleh Koordinator Sekretariat Forum Anak Sulawesi Selatan, Anshary Thabrani Thahir. Anshary menekankan pentingnya kerja sama lintas tingkat dalam penguatan perlindungan anak. "Sinergi dan kolaborasi antara Forum Anak Sulsel, Forum Anak Daerah, dan Dinas DP3A dapat menjadi pemantik terciptanya ruang yang inklusif, aman, dan nyaman bagi seluruh anak di pelosok Sulawesi Selatan," ujar Anshary.
Dyah Ramadhani, perwakilan dari DP3A-Dalduk KB Prov. Sulawesi Selatan, memaparkan materi komprehensif mengenai pencegahan kekerasan anak dan kekerasan seksual. Dyah menekankan pentingnya memahami fase perkembangan remaja, mulai dari aspek biologis, psikologis, hingga sosial karena perubahan emosi, pencarian jati diri, dan meluasnya pergaulan digital sering dimanfaatkan pelaku melalui rayuan, ancaman, grooming, hingga manipulasi emosional.
"Remaja berada di tahap peralihan yang rentan dimanipulasi. Karena itu, pemahaman akan otoritas tubuh, keberanian menetapkan batasan (consent), dan sikap asertif untuk berani berkata 'TIDAK' adalah fondasi utama dalam perlindungan diri," terang Dyah.
Menanggapi kegiatan ini, Koordinator Kluster 5 FASS, A. Naila Diyaih Ridha, berharap materi yang disampaikan dapat dipahami dan disebarluaskan oleh 24 FAD di Sulawesi Selatan.
"Materi tadi sangat penting dan insightful. Semoga pengetahuan ini bisa disebarluaskan di 24 kabupaten/kota se-Sulsel, sehingga tujuan utama kita untuk menekan angka kasus kekerasan, khususnya kekerasan seksual, dapat terwujud di tahun berikutnya," ujar Naila.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....