Nelayan 65 Tahun Hilang saat Melaut di Perairan Selayar

  • 01 Okt 2026 20:26 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Kep. Selayar– Seorang nelayan bernama Sakinang (65), warga Dusun Pandang Timur, Desa Bontobulaeng, Kecamatan Pasimasunggu Timur, Kabupaten Kepulauan Selayar, dilaporkan hilang saat melaut untuk memancing. Hingga Kamis, 1 Oktober 2026, keberadaan korban masih belum diketahui dan pencarian terus dilakukan. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 29 September 2026. Saat itu, Sakinang berangkat melaut sekitar pukul 11.00 WITA menggunakan sampan fiber untuk memancing.

Sekitar pukul 13.00 WITA, seorang nelayan bernama Makmur (50) melihat sampan milik Sakinang berada di laut. Namun, korban tidak terlihat berada di atas sampan tersebut.

Makmur kemudian berusaha mendekati sampan korban. Namun, upaya itu terkendala arus laut dan kondisi cuaca yang kurang baik. Karena tidak mampu menjangkau sampan tersebut, Makmur meminta bantuan kepada nelayan lain bernama Pabo yang menggunakan perahu berukuran lebih besar.

Sekitar pukul 13.30 WITA, Pabo menuju lokasi untuk memeriksa sampan milik Sakinang. Setelah tiba, Pabo mendapati sampan tersebut dalam keadaan kosong. Korban tidak ditemukan di atas sampan maupun di sekitar lokasi.

Sekitar pukul 14.00 WITA, Pabo menyampaikan informasi tersebut kepada Makmur melalui sambungan telepon. Setelah menerima kabar itu, Makmur kembali ke daratan dan sekitar pukul 15.30 WITA melaporkan kejadian tersebut kepada masyarakat serta pemerintah setempat.

Warga bersama pemerintah setempat dan pihak kepolisian kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan korban. Hingga Kamis, 1 Oktober 2026, pencarian masih terus dilakukan.

Kapolsek Pasimasunggu IPTU Haryanto mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Basarnas terkait pencarian Sakinang. Saat ini, kepolisian bersama warga dan pemerintah setempat masih memprioritaskan upaya menemukan korban.

“Untuk saat ini kami masih fokus melakukan pencarian bersama warga. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Basarnas terkait kejadian ini,” ujar IPTU Haryanto.

Ia menambahkan, penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan setelah proses pencarian berjalan. Langkah tersebut diperlukan untuk mengetahui secara pasti rangkaian kejadian hingga korban dilaporkan hilang.

“Setelah upaya pencarian, tentu kami akan melakukan penyelidikan lebih dalam untuk mengetahui secara pasti apa yang terjadi. Namun, saat ini fokus utama kami adalah mencari korban dan berharap segera ditemukan,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan awal, korban diduga terjatuh dari sampannya saat memancing dan terbawa arus. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan karena proses pencarian dan penyelidikan masih berlangsung.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut.

Hingga berita ini diterbitkan, pencarian terhadap Sakinang masih terus dilakukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....