Lahan Terbakar di Sekitar Bandara Sultan Hasanuddin, Api Berhasil Dikendalikan

  • 20 Sep 2026 17:38 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros - Kebakaran lahan kering terjadi di Jalan Poros Kariango, Dusun Bugis, Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu 19 September 2026 pagi. Kebakaran tersebut menghanguskan lahan seluas kurang lebih satu hektare. Lokasi kebakaran berada tidak jauh dari runway Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, sehingga penanganan dilakukan dengan cepat untuk mencegah api merambat ke area yang lebih dekat dengan landasan pacu.

Kencangnya tiupan angin membuat kobaran api dengan cepat menjalar melalui lahan yang dalam kondisi kering. Api bahkan dilaporkan telah mendekati pagar pembatas kawasan landasan pacu bandara.

Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Maros menerima laporan kejadian sekitar pukul 08.21 WITA.

Satu unit armada Damkar Maros dengan lima personel kemudian dikerahkan ke lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 08.32 WITA dan langsung melakukan upaya pemadaman. Selain armada Damkar Maros, satu unit armada pemadam milik Angkasa Pura Indonesia Bandara Sultan Hasanuddin turut dikerahkan untuk membantu penanganan dari sisi pinggir runway.

Humas Damkar Maros, M. Ilham Halim Syah, mengatakan objek yang terbakar merupakan lahan kering dengan luas area terdampak diperkirakan sekitar satu hektare. “Objek yang terbakar lahan. Untuk penyebab kebakaran masih belum diketahui,” kata Ilham.

Api Berhasil Dikendalikan dalam 36 Menit

Petugas melakukan pemadaman sekaligus pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala dan mencegah kobaran meluas. Berdasarkan laporan Damkar Maros, penanganan dimulai sekitar pukul 08.34 WITA dan proses pemadaman serta pendinginan selesai pada pukul 09.10 WITA.

Total waktu penanganan berlangsung sekitar 36 menit.

Petugas berhasil mengendalikan api yang berada di sekitar pagar pembatas runway. Dengan penanganan cepat tersebut, kebakaran tidak sampai mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Hingga proses penanganan selesai, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan.

Tidak ada korban maupun objek lain yang dilaporkan terdampak dalam kejadian tersebut. Area yang terbakar merupakan lahan kering dengan luas sekitar satu hektare.

Kebakaran ini menjadi perhatian karena lokasi lahan yang terbakar berada di sekitar kawasan bandara, terlebih kondisi angin yang cukup kencang dapat mempercepat penyebaran api di lahan kering. Petugas mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di lahan kering yang mudah terbakar selama kondisi cuaca panas dan berangin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....