Kemenag Sidrap Dampingi Madrasah Susun Renstra, Ini Fokusnya
- 17 Sep 2026 10:21 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidenreng Rappang atau Kemenag Sidrap mulai memperkuat perencanaan pendidikan di tingkat madrasah melalui pendampingan penyusunan Rencana Strategis (Renstra). Langkah ini diarahkan agar program Madrasah Negeri memiliki tujuan yang lebih jelas dan mampu menjawab kebutuhan pengembangan pendidikan dalam lima tahun mendatang.
Pendampingan penyusunan Renstra tersebut berlangsung di Kantor Kemenag Sidrap, Rabu 16 September 2026. Kegiatan dibuka Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Sidrap, H. Mustari Mustafa, bersama Kepala Subbagian Pendidikan Madrasah, H. Umar Yahya, serta Perencana Kemenag Sidrap, Reni Anggraini.
Perwakilan Madrasah Negeri se-Kabupaten Sidrap mengikuti kegiatan tersebut dengan membawa unsur pimpinan dan tenaga kependidikan. Mereka mendapatkan pembahasan sekaligus arahan teknis agar penyusunan dokumen Renstra tidak berhenti pada pemenuhan administrasi, tetapi dapat menjadi dasar pengembangan satuan pendidikan.
H. Umar Yahya menjelaskan, Renstra memiliki posisi penting karena menjadi pijakan madrasah dalam menentukan kebijakan dan program selama lima tahun. Menurutnya, dokumen tersebut harus disusun dengan melihat kondisi serta kebutuhan setiap satuan kerja secara menyeluruh.
“Melalui pendampingan ini diharapkan setiap madrasah mampu menyusun Renstra yang sistematis, realistis, dan sesuai dengan regulasi serta kebutuhan masing-masing satuan kerja,” ujar H. Umar Yahya. Pernyataan tersebut menjadi penekanan Kemenag Sidrap agar setiap madrasah tidak menyusun perencanaan secara seragam tanpa melihat kondisi di lapangan.
Menurut Umar, Renstra juga tidak sebatas daftar program yang akan dilaksanakan oleh madrasah. Perencanaan tersebut perlu mencakup berbagai aspek, mulai dari penganggaran, sarana dan prasarana, peningkatan mutu pendidikan hingga penguatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pada sesi teknis, Perencana Kemenag Sidrap Reni Anggraini memberikan penjelasan mengenai tahapan yang perlu dilakukan dalam menyusun Renstra. Peserta diarahkan memulai proses dari analisis kondisi dan kebutuhan satuan kerja, sebelum menetapkan tujuan, sasaran, serta indikator kinerja yang dapat digunakan untuk mengukur hasil program.
Pendampingan itu sekaligus menjadi ruang bagi Madrasah Negeri di Sidrap untuk membahas persoalan yang mereka hadapi masing-masing. Dengan pendekatan tersebut, Reni Anggraini mengarahkan peserta agar setiap rencana yang disusun memiliki dasar kebutuhan dan ukuran pencapaian yang jelas.
Kemenag Sidrap menilai penyusunan Renstra yang matang akan membantu madrasah menentukan prioritas selama lima tahun ke depan. Dokumen tersebut diharapkan tidak hanya tersimpan sebagai kelengkapan administrasi, tetapi menjadi acuan ketika program pendidikan mulai dijalankan di masing-masing satuan kerja.
Melalui pendampingan ini, Kemenag Sidrap mendorong setiap Madrasah Negeri menyusun perencanaan secara cermat dan terukur. H. Umar Yahya menegaskan harapan agar Renstra yang dihasilkan tetap “sistematis, realistis” serta sesuai dengan kebutuhan satuan kerja.
Perencanaan yang lebih terarah diharapkan membuat program madrasah semakin dekat dengan kebutuhan peserta didik dan masyarakat. Pada saat yang sama, Renstra menjadi instrumen untuk menjaga agar pengembangan sarana, mutu pendidikan, penganggaran dan layanan madrasah berjalan sesuai sasaran yang telah ditetapkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....